Pantai Ora, Surga Tersembunyi di Maluku yang Masuk Sorotan Media Internasional
Dalam laporan berjudul “Paradise Beaches Sit Empty as Indonesia Bets on Saturated Bali”, The Straits Times menyoroti bagaimana pemerintah Indonesia memusatkan sebagian besar investasi pariwisatanya di Bali, sementara sejumlah destinasi potensial seperti Pantai Ora justru minim perhatian.
“Di Pantai Ora, Pulau Seram, yang dibingkai vegetasi tropis dan tebing kapur yang dramatis, perairannya seperti akuarium dan hampir tak ada influencer yang membawa ponsel pintar,” tulis laporan tersebut.
Media itu menilai Pantai Ora menawarkan pengalaman yang tenang dan alami, bebas dari kemacetan, polusi suara, serta tumpukan sampah yang kerap ditemukan di destinasi populer lain. Namun, akses menuju pantai ini masih menjadi tantangan. Wisatawan dari Jakarta harus menempuh penerbangan 3,5 jam ke Ambon, dilanjutkan perjalanan feri dua jam menuju Pulau Seram, lalu perjalanan darat sekitar satu jam.
Selain Pantai Ora, The Straits Times juga menyinggung destinasi lain yang menghadapi tantangan serupa, seperti Pulau Samosir dan Raja Ampat, yang sama-sama memiliki daya tarik mendunia namun sulit dijangkau wisatawan internasional.
Dengan sorotan media internasional ini, harapan pun muncul agar Pantai Ora dan destinasi tersembunyi lainnya mendapat perhatian lebih, sehingga potensi wisata Indonesia dapat dimanfaatkan secara maksimal tanpa hanya bertumpu pada Bali.
Aisyah
