Jaksa Agung Lantik 17 Kepala Kejaksaan Tinggi, Tekankan Integritas dan Penegakan Hukum Berkeadilan

Table of Contents


Jakarta, Monitor Pos — Jaksa Agung Republik Indonesia ST Burhanuddin melantik dan mengambil sumpah 17 jaksa sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) di sejumlah daerah. Pelantikan digelar di Gedung Utama Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, pada Kamis (23/10/2025).

Dalam sambutannya, Burhanuddin menyampaikan ucapan selamat sekaligus menegaskan bahwa para pejabat yang dilantik merupakan pribadi terpilih yang telah menunjukkan dedikasi, kompetensi, dan loyalitas terhadap institusi.

"Selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Para pejabat yang ditunjuk adalah pribadi terpilih yang telah melalui proses kajian mendalam, penilaian objektif berdasarkan hasil kinerja, serta pertimbangan matang,” ujar Burhanuddin.

Ia menekankan bahwa pelantikan bukan sekadar seremonial atau pergantian jabatan semata, melainkan momentum untuk menegaskan tanggung jawab moral, profesional, dan institusional bagi setiap insan Adhyaksa.

"Pergantian pejabat merupakan hal yang wajar dalam rangka penyesuaian dan peningkatan kinerja institusi, serta bagian dari dinamika untuk membantu mewujudkan visi dan misi Kejaksaan,” tambahnya.

Burhanuddin mengingatkan bahwa Kajati memiliki peran strategis dalam menjaga tegaknya hukum di daerah. Ia menegaskan agar para Kajati tidak hanya menegakkan hukum secara normatif, tetapi juga menjunjung keadilan dengan nurani dan keberanian.

"Kejaksaan harus hadir sebagai garda terdepan pemberantasan korupsi melalui penindakan yang tegas, pencegahan berkelanjutan, serta perbaikan tata kelola. Segera optimalkan penanganan perkara tindak pidana korupsi di masing-masing wilayah kerja,” tegas Jaksa Agung.

Lebih lanjut, Burhanuddin menegaskan akan mengevaluasi satuan kerja Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) yang minim atau tidak memiliki produk penanganan perkara tindak pidana korupsi. Para Kajati diminta menunjukkan hasil kerja nyata, baik dari sisi jumlah maupun kualitas penyidikan.

"Segera beradaptasi dengan baik di satuan kerja baru dan laksanakan tugas secara profesional dan proporsional dengan tetap memperhatikan norma pada peraturan perundang-undangan,” ujarnya.

Jaksa Agung juga menekankan pentingnya menjaga integritas diri dan keluarga serta melakukan pengawasan di satuan kerja masing-masing.

"Jaga integritas diri dan keluarga, serta laksanakan pengawasan di satuan kerja masing-masing guna mewujudkan perilaku dan tutur kata yang berlandaskan adab dan etika, serta doktrin Tri Krama Adhyaksa,” imbuhnya.

Daftar 17 Kepala Kejaksaan Tinggi yang Dilantik:

  1. Sufari, S.H., M.Hum. – Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku Utara
  2. Jacop Hendrik Pattipeilohy, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara
  3. Bernadeta Maria Erna Elastiyani, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Banten
  4. I Gde Ngurah Sriada, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi D.I. Yogyakarta
  5. Rudy Irmawan, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Maluku
  6. Roch Adi Wibowo, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur
  7. Sugeng Hariadi, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Jambi
  8. Sutikno, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Riau
  9. Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan
  10. Muhibuddin, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Barat
  11. Dr. Chatarina Muliana, S.H., S.E., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Bali
  12. Dr. Ketut Sumedana, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan
  13. Dr. Hermon Dekristo, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Barat
  14. Yudi Indra Gunawan, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Utara
  15. Tiyas Widiarto, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan
  16. Dr. Emilwan Ridwan, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat
  17. Dr. Siswanto, S.H., M.H. – Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah

Dengan pelantikan ini, Jaksa Agung berharap seluruh pimpinan satuan kerja di tingkat provinsi mampu memperkuat kehadiran Kejaksaan sebagai lembaga penegak hukum yang berintegritas, profesional, dan berpihak pada keadilan masyarakat.

Syafira