Menteri Sosial Gus Ipul Kukuhkan Pengurus Nasional Karang Taruna Masa Bakti 2025-2030
Prosesi pengukuhan dimulai dengan pembacaan Keputusan Menteri Sosial Nomor 262/HUK/2025 tentang Pengukuhan Pengurus Nasional Karang Taruna dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Tingkat Nasional masa bakti 2025-2030 oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial, Robben Rico. Gus Ipul, selaku Menteri Sosial, kemudian mengambil alih acara untuk melaksanakan pelantikan dan pengucapan ikrar janji yang diikuti oleh seluruh pengurus Karang Taruna yang hadir.
"Saudara-saudara yang saya hormati, berdasarkan hasil temu karya nasional Karang Taruna yang dilaksanakan di Gedung Aneka Bakti Kementerian Sosial, dan berdasarkan Keputusan Menteri Sosial yang tadi telah disampaikan, saya, Menteri Sosial Republik Indonesia, dengan ini mengukuhkan saudara-saudara sebagai Pengurus Nasional Karang Taruna dan Majelis Pertimbangan Karang Taruna Tingkat Nasional Masa Bakti 2025–2030," ujar Gus Ipul saat membuka acara.
Selanjutnya, Gus Ipul membacakan ikrar janji yang diikuti dengan penuh khidmat oleh seluruh pengurus. Salah satu janji yang diucapkan oleh para pengurus adalah kesetiaan terhadap Pancasila, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhineka Tunggal Ika, sebagai prinsip dasar dalam menjalankan tugas organisasi.
Susunan Pengurus Nasional Karang Taruna 2025-2030
Berikut adalah susunan Pengurus Nasional Karang Taruna masa bakti 2025-2030 yang baru dilantik:
- Ketua Umum: G. Budisatrio Djiwandono
- Ketua Harian: Sabam Rajagukguk
- Sekretaris Jenderal: A. Malik Haramain
Selain itu, terdapat berbagai posisi Wakil Ketua Umum yang menangani berbagai bidang seperti Organisasi & Kaderisasi, Kesejahteraan Sosial, Seni & Budaya, serta banyak lagi. Pengurus wilayah juga telah ditunjuk untuk memantau pelaksanaan program Karang Taruna di tingkat daerah.
Pesan dan Arah Menteri Sosial
Dalam sambutannya, Gus Ipul menyampaikan optimisme bahwa kepengurusan baru ini akan mampu membawa Karang Taruna ke arah yang lebih baik, terutama dalam bidang pemberdayaan sosial. Menurutnya, Karang Taruna harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam memastikan intervensi sosial tepat sasaran.
“Saya percaya Mas Budi dan seluruh jajaran mampu membawa Karang Taruna semakin maju, terutama dalam pemberdayaan masyarakat. Kita berharap Karang Taruna akan ikut aktif dalam pemutakhiran data DTSEN dan pengembangan usaha-usaha kreatif dan produktif,” ujar Gus Ipul.
Gus Ipul juga menekankan bahwa Karang Taruna saat ini bukan hanya sekadar organisasi pemuda, tetapi juga lembaga yang memiliki peran penting dalam mendukung kebijakan pemerintah dalam bidang kesejahteraan sosial. “Karang Taruna adalah mitra strategis pemerintah. Ini adalah momentum penting bagi kita semua,” tandas Gus Ipul.
Komitmen Karang Taruna di Masa Mendatang
Ketua Umum Karang Taruna yang baru dilantik, G. Budisatrio Djiwandono, atau akrab disapa Mas Budi, menegaskan bahwa pelantikan ini bukan sekadar seremonial, melainkan merupakan awal dari komitmen besar yang harus dijalankan oleh seluruh pengurus. Ia menyebutkan bahwa tugas pertama yang diberikan oleh Menteri Sosial adalah membantu penyempurnaan data melalui DTSEN (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Elektronik).
“Ada amanah dan tanggung jawab besar yang kami emban. Kami akan segera merapatkan barisan, bahu membahu, dan berkolaborasi menjadi mitra pemerintah dalam membantu intervensi sosial serta membangun kesadaran pemberdayaan,” ujar Mas Budi.
Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah memperkuat struktur Karang Taruna di tingkat desa untuk mendukung program-program sosial dan pemberdayaan agar tepat sasaran. “Satu data adalah terobosan besar yang sangat ditunggu bangsa. Kami akan memperkuat struktur Karang Taruna hingga desa untuk membantu Kemensos menjalankan program ini agar bansos dan pemberdayaan tepat sasaran,” tambahnya.
Rapat Kerja Nasional Karang Taruna
Setelah acara pelantikan, Karang Taruna akan menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dengan seluruh pengurus yang baru dilantik. Rapat ini bertujuan untuk menyamakan visi, mensosialisasikan agenda besar organisasi, serta menghimpun aspirasi dari seluruh wilayah di Indonesia.
"Kami akan bertukar pikiran, mensosialisasikan agenda besar, serta menghimpun aspirasi dari berbagai wilayah untuk memastikan bahwa setiap langkah yang diambil sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujar Mas Budi, menutup sambutannya.
Harapan bagi Karang Taruna
Dengan dilantiknya pengurus baru, Karang Taruna diharapkan dapat memperkuat peran serta kontribusinya dalam mewujudkan kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia. Sebagai organisasi yang telah lama berperan di masyarakat, Karang Taruna kini memiliki kesempatan untuk membawa perubahan lebih besar melalui berbagai program strategis yang langsung menyentuh kehidupan masyarakat.
Mutiara NA

