Presiden Prabowo Tetapkan 10 Tokoh Sebagai Pahlawan Nasional 2025
Presiden Prabowo hadir mengenakan jas abu-abu, dasi biru muda, dan peci hitam, memimpin upacara yang berlangsung khidmat. Acara dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang diikuti oleh seluruh tamu undangan, dilanjutkan dengan mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan bangsa.
"Marilah kita sejenak mengenang arwah dan jasa-jasa para pahlawan yang telah berkorban untuk kemerdekaan, kedaulatan, dan kehormatan bangsa Indonesia. Yang telah memberi segala-galanya agar kita bisa hidup merdeka dan sejahtera. Mengheningkan cipta, mulai,” ujar Presiden Prabowo.
10 Tokoh Ditetapkan Sebagai Pahlawan Nasional
Penetapan gelar Pahlawan Nasional tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 116/TK/Tahun 2025, yang dibacakan oleh Sekretaris Militer Presiden Brigadir Jenderal TNI Wahyu Yudhayana. Adapun nama-nama tokoh yang menerima gelar Pahlawan Nasional tahun ini adalah:
- KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur) – Jawa Timur
- Jenderal Besar TNI (Purn) Soeharto – Jawa Tengah
- Marsinah – Jawa Timur
- Mochtar Kusumaatmadja – Jawa Barat
- Hajjah Rahmah El Yunusiyyah – Sumatera Barat
- Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo – Jawa Tengah
- Sultan Muhammad Salahuddin – Nusa Tenggara Barat
- Syaikhona Muhammad Kholil – Jawa Timur
- Tuan Rondahaim Saragih – Sumatera Utara
- Zainal Abidin Syah – Maluku Utara
Kepala Negara kemudian menyerahkan piagam penganugerahan dan tanda kehormatan secara simbolis kepada para ahli waris dari masing-masing tokoh penerima gelar, disaksikan oleh sejumlah pejabat negara, menteri kabinet, dan perwakilan lembaga tinggi negara.
Proses Seleksi dan Penetapan
Menteri Kebudayaan Fadli Zon menjelaskan bahwa nama-nama tokoh yang dianugerahi gelar Pahlawan Nasional tahun ini merupakan hasil seleksi panjang dari tim peneliti dan pengkaji gelar mulai dari tingkat kabupaten/kota, provinsi, hingga pusat, sebelum disidangkan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan.
"Totalnya ada 49 nama, terdiri dari 40 nama baru dan 9 nama carry over dari tahun sebelumnya. Dari hasil seleksi Dewan Gelar, terdapat 24 nama yang menjadi prioritas, dan Presiden telah menetapkan 10 nama sebagai Pahlawan Nasional tahun ini,” ujar Fadli.
Ia menegaskan bahwa seluruh nama yang ditetapkan telah memenuhi persyaratan administratif dan historis sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
"Kita semua menyadari bahwa nama-nama tersebut telah memenuhi syarat sesuai undang-undang dan juga merupakan aspirasi masyarakat,” tambahnya.
Dukungan bagi Keluarga Pahlawan
Sementara itu, Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyampaikan bahwa pemerintah juga memberikan tunjangan kehormatan sebesar Rp50 juta per tahun kepada keluarga penerima gelar pahlawan nasional sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pejuang.
"Nilainya memang tidak besar, tetapi ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan dari negara. Diharapkan keluarga dapat terus meneladani semangat para pahlawan dan meneruskan nilai-nilai perjuangan mereka,” kata Gus Ipul.
Warisan Nilai Kepahlawanan
Penganugerahan gelar Pahlawan Nasional tahun ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 yang mengusung tema “Pahlawan Teladanku, Terus Bergerak, Melanjutkan Perjuangan.”
Melalui acara ini, Presiden Prabowo mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk meneladani nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, dan pengabdian para pahlawan dalam membangun bangsa yang berdaulat, adil, dan makmur menuju Indonesia Emas 2045.
Amran
