Wamendagri Ribka Haluk Siapkan Tindak Lanjut Strategis Usai Forum IPACS di Kupang
Salah satu langkah prioritas yang akan ditempuh Kemendagri adalah memfasilitasi kerja sama antardaerah di kawasan timur Indonesia guna memperkuat pengembangan potensi budaya unggulan. Ribka menekankan pentingnya sinergi antarpemerintah daerah untuk memajukan sektor kebudayaan yang selama ini menjadi kekuatan identitas masyarakat di wilayah timur.
“Kami akan melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap dampak berbagai kegiatan budaya yang telah digelar, terutama yang berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi kreatif lokal,” ujar Ribka.
Ia juga menekankan bahwa kolaborasi antara pelaku budaya, UMKM, dan investor lokal perlu terus diperluas agar produk budaya daerah memiliki nilai tambah dan mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Forum IPACS tahun ini mengusung tema “Celebrating Shared Cultures and Community Wisdom”, yang menonjolkan pentingnya pertukaran budaya sebagai sarana mempererat hubungan antarbangsa. Menurut Ribka, kegiatan ini membuka ruang lebih luas bagi Indonesia untuk memainkan peran strategis dalam diplomasi budaya, khususnya di kawasan timur Indonesia.
“Pameran ini menjadi jembatan diplomasi budaya Indonesia ke kawasan Pasifik,” ucapnya.
Senada dengan itu, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah dalam memperkuat diplomasi budaya melalui kerja sama lintas negara. Ia menilai kesamaan identitas budaya maritim serta nilai komunal antara Indonesia dan negara-negara Pasifik dapat menjadi modal penting dalam mempererat hubungan antarbangsa.
“Kita disatukan oleh satu visi, yaitu memajukan budaya sebagai kekuatan vital dalam jalinan peradaban dunia,” ujar Fadli Zon saat membuka acara di Kupang.
Usai pembukaan, para tamu kehormatan meninjau berbagai stan pameran yang menampilkan kekayaan budaya dari provinsi-provinsi di wilayah timur Indonesia. Berbagai karya masyarakat dan inovasi berbasis kearifan lokal turut mendapat perhatian para delegasi.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan Gala Dinner yang dihadiri seluruh peserta dan delegasi. Jamuan tersebut menjadi ajang penguatan jejaring komunikasi serta hubungan kerja sama budaya antarnegara di kawasan Pasifik.
Acara IPACS tahun ini turut dihadiri Gubernur NTT Melki Emanuel Melkiades Laka Lena, Wali Kota Kupang Christian Widodo, delegasi negara-negara Pasifik, serta perwakilan kementerian dan lembaga terkait.
RED
