Purbaya Terkejut Relasinya dengan BI Dipantau Boediono di Ajang CNBC Indonesia Awarding Night 2025

Table of Contents


Jakarta, Monitor Pos — Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan rasa terkejutnya saat mendapati bahwa hubungan kerjanya dengan Bank Indonesia (BI) ternyata diamati langsung oleh Wakil Presiden ke-11 RI, Boediono. Momen itu terjadi ketika keduanya duduk berdampingan dalam acara CNBC Indonesia Awarding Night 2025 di Jakarta, Kamis malam.

Dalam acara tersebut, Boediono menerima penghargaan Lifetime Achievement, sementara Purbaya dianugerahi Game Changer of the Year atas kiprahnya dalam kebijakan ekonomi nasional.

Baru duduk lima menit, Pak Boediono sudah tanya bagaimana hubungan kamu dengan BI. Ternyata dimonitor,” ujar Purbaya sambil tersenyum saat menyampaikan pidato singkat di atas panggung.

Menanggapi pertanyaan Boediono, Purbaya menegaskan bahwa hubungan antara Kementerian Keuangan dan BI saat ini berjalan sangat baik. Ia memastikan koordinasi kedua institusi akan semakin kuat di bawah kepemimpinannya sebagai Ketua Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK).

Kebijakan ke depan lebih sinkron lagi. Saya ingin menghidupkan mesin fiskal, moneter, dan sektor swasta agar berjalan selaras. Pada zaman Pak Boediono menjadi Gubernur BI, ekonomi tumbuh kuat. Itu semangat yang ingin saya hidupkan kembali,” tuturnya.

Purbaya juga membagikan sejumlah gambaran mengenai kedekatan hubungan Kemenkeu dan BI. Mulai dari rutinitas salat Jumat di masjid BI, kegiatan makan siang bersama, hingga kehadiran perwakilan Kemenkeu dalam setiap Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI terkait penentuan suku bunga acuan.

Saya sudah salat Jumat di BI sekali, makan siang teratur dengan BI, makan bebek lumayan MBG buat saya. Dan setiap RDG kebijakan bunga acuan, saya kirim orang ke sana supaya kita lebih sinkron,” ungkapnya.

Kehadiran kedua tokoh dalam satu panggung tidak hanya menampilkan penghargaan untuk dedikasi mereka dalam ekonomi nasional, tetapi juga memperlihatkan kesinambungan semangat koordinasi antara otoritas fiskal dan moneter bagi stabilitas dan pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Chikita