Aba Mardjani
Aba Mardjani
Beliau adalah seorang penulis cerpen asal Indonesia yang karyanya sering dimuat di media seperti Kompas dan Nova, dikenal melalui cerita-cerita seperti "Rumah di Desa," "Mbah Simbad Si Pawang Hujan," dan "Kue Gemblong Mak Saniah," dengan gaya penulisan yang khas dalam menggambarkan kehidupan sehari-hari atau fenomena sosial, sering kali dibalut humor atau sentuhan sastra yang merakyat.
Aba Mardjani, lahir 19 Agustus 1959 di Pondok Pinang Wetan/Timur yang sekarang menjadi Perumahan Pondok Indah. Mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Publisistik (kini IISIP Jakarta), namun tidak selesai.
Menulis cerpen di Kompas, Pikiran Rakyat, Suara Karya, tabloid Nova, majalah Kartini, dan lainnya. Mulai menulis fiksi melalui cerpen anak-anak di majalah Kawanku, Bobo, Kucica, Tom-Tom, harian Pelita, dan lainnya.
Ia satu-satunya orang Betawi cerpennya tampil dalam tiga Kumpulan Cerpen Pilihan Kompas: “Sapar Pulang” (Anjing-Anjing Menyerbu Kuburan, 1998; kiriman pertama di Kompas), “Nima” (Pada Suatu Hari, Ada Ibu dan Radian, 2010), dan “Kue Gemblong Mak Saniah” (Dodolitdodolitdodolibret, 2011).
Cerpennya tampil dalam buku bersama: Kumpulan Cerpen Wartawan Olahraga 1 (2010) dan Kumpulan Cerpen Wartawan Olahraga 2 (2011). Buku tunggalnya: Markonah binti Marjunet: Kumpulan Cerpen (Pustaka Spirit, 2011) dan Bang Jali Kondangan: Kumpulan Sketsa Betawi (Penerbit Padasan, 2012). Karirnya sebagai wartawan meliputi: Tabloid BOLA (1984-1994), tabloid GO (1994-2012), Tabloid GO-Sport (2012), dan sejak 2012 di sportanews.com.
Karakteristik Karya:
Tema: Kehidupan pedesaan, hubungan antar manusia, dan kejadian sehari-hari, sering kali dengan sentuhan lokal dan budaya.
Gaya Bahasa: Sederhana, mudah dipahami, namun mengandung pesan mendalam atau humor yang khas.
Contoh Cerpen Terkenal:
"Cinta Elena dan Pedro" (Kompas)"Rumah di Desa" (Nova)
"Mbah Simbad Si Pawang Hujan" (Kompas)
"Banjir di Cibaresah" (Kompas)
"Kue Gemblong Mak Saniah" (Kompas)
