BGN Perkuat Pengawasan MBG Berbasis Data, Gandeng Kementerian Komunikasi dan Digital

Table of Contents


Surakarta, Monitor Pos – Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui pendekatan berbasis data dan sistem informasi digital. Upaya tersebut dilakukan melalui kolaborasi bersama Kementerian Komunikasi dan Digital sebagai bagian dari transformasi komunikasi publik agar lebih prediktif, terukur, dan berbasis bukti (evidence-based).

Salah satu langkah konkret yang ditempuh adalah koordinasi dan benchmarking ke Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian Kota Surakarta. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan integrasi data aduan, monitoring isu digital, serta pemanfaatan sistem analitik untuk mendeteksi potensi disinformasi secara dini.

Dalam kunjungan kerja Biro Hukum dan Humas BGN bersama perwakilan Kementerian Komunikasi dan Digital, pembahasan difokuskan pada pengembangan dashboard analitik, integrasi kanal pengaduan publik, serta sistem pemantauan percakapan digital guna memastikan respons cepat dan akurat terhadap isu yang berkembang.

Kepala Biro Hukum dan Humas BGN, Khairul Hidayati, menegaskan bahwa pengawasan program strategis nasional seperti MBG membutuhkan dukungan sistem informasi yang terintegrasi dan terukur.

“Pengawasan MBG tidak cukup hanya menunggu laporan masuk. Kami mendorong pendekatan berbasis data, termasuk integrasi dashboard analitik untuk memantau tren isu dan potensi disinformasi secara real time,” ujar Khairul di Surakarta, Jumat (27/2/2026).

Ia menambahkan, pengalaman Pemerintah Kota Surakarta dalam pengelolaan statistik sektoral dan sistem informasi publik dapat menjadi referensi penting dalam pengembangan sistem monitoring MBG secara nasional.

“Transformasi digital ini bertujuan membangun kepercayaan publik. Dengan dukungan sistem data yang kuat, kami dapat memastikan informasi yang disampaikan kepada masyarakat berbasis fakta dan terukur,” tambahnya.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Digital Bidang Komunikasi dan Media Massa, Molly Prabawaty, menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis data dalam pengawasan program publik.

“Kolaborasi antara BGN dan Kementerian Komunikasi dan Digital menjadi langkah strategis untuk memperkuat pengawasan publik berbasis data sekaligus mencegah penyebaran informasi keliru terkait Program MBG,” ujarnya.

Melalui penguatan integrasi data dan pemanfaatan sistem analitik digital, BGN berharap pelaksanaan MBG dapat berjalan lebih transparan, responsif, dan akuntabel, sekaligus meningkatkan literasi informasi publik dalam mendukung program pemenuhan gizi nasional.