BNPB Kerahkan Pesawat Cessna untuk Operasi Modifikasi Cuaca di Riau
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBD Damkar) Riau, M. Edy Afrizal, melalui Kepala Bidang Kedaruratan Jim Gafur, menyampaikan bahwa pesawat tersebut mendarat di Lanud Roesmin Nurjadin sekitar pukul 12.15 WIB.
“Satu unit pesawat Cessna Grand Caravan 208B bantuan dari BNPB sudah tiba di Riau dan siap dioperasikan untuk OMC,” ujarnya.
Jim Gafur menjelaskan, pesawat tersebut memiliki kapasitas angkut bahan semai natrium klorida (NaCl) hingga 1.000 kilogram dalam sekali penerbangan. Setelah tiba, pesawat langsung diberangkatkan untuk melakukan penyemaian garam di wilayah pesisir timur Riau, yang masih mengalami kebakaran lahan.
Menurutnya, tujuan utama Operasi Modifikasi Cuaca ini tidak hanya untuk membantu pemadaman titik api, tetapi juga melakukan pembasahan lahan-lahan gambut yang rawan terbakar guna mencegah meluasnya karhutla.
“OMC direncanakan berlangsung selama satu minggu. Total bahan semai NaCl yang tersedia saat ini sebanyak 8.500 kilogram,” jelasnya.
Sementara itu, untuk dukungan helikopter water bombing dan patroli udara, BPBD Damkar Riau masih menunggu tindak lanjut dari pemerintah pusat melalui BNPB. Permohonan bantuan, kata Jim, telah disampaikan secara lisan, namun surat resmi masih dalam proses administrasi.
“Secara lisan sudah kami sampaikan ke BNPB untuk bantuan helikopter water bombing. Surat resminya masih menunggu ditandatangani Pak Gubernur,” pungkasnya.
Pemerintah daerah berharap dukungan sarana dan prasarana dari pusat dapat segera terealisasi guna mempercepat penanganan karhutla di Riau, terutama di wilayah yang berpotensi mengalami perluasan titik api akibat kondisi cuaca kering.
Tanjung Murni
