Deputi Geoekonomi DPN Pimpin Forum Percepatan Pemulihan Ekonomi Pascabencana di Sumatera Barat
Dalam sambutannya, Deputi Geoekonomi menegaskan bahwa forum tersebut menjadi wadah strategis untuk merumuskan kebijakan terpadu dalam mempercepat pemulihan ekonomi daerah sekaligus memperkuat ketahanan nasional berbasis wilayah.
Menurutnya, Sumatera Barat memiliki potensi ekonomi yang besar, namun di saat yang sama menghadapi tingkat kerawanan bencana yang tinggi, mulai dari gempa bumi, banjir, hingga tanah longsor. Dalam perspektif pertahanan negara, bencana alam dikategorikan sebagai ancaman nonmiliter yang dapat berdampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi, sosial, dan keamanan wilayah.
“Percepatan pemulihan ekonomi pascabencana memerlukan pendekatan yang komprehensif, melalui penguatan infrastruktur strategis yang tangguh terhadap bencana, pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal, serta peningkatan kapasitas kelembagaan dan koordinasi lintas sektor,” ujar Yayat.
Forum ini turut melibatkan unsur pemerintah daerah, akademisi, pemangku kepentingan sektor strategis, serta perwakilan TNI-Polri guna memperkuat sinergi kebijakan antara aspek pembangunan ekonomi dan sistem pertahanan negara.
Selain pelaksanaan forum diskusi, rangkaian kegiatan Deputi Geoekonomi DPN di Sumatera Barat juga diisi dengan kunjungan kerja dan penyerahan bantuan ke sejumlah lokasi terdampak bencana dan objek strategis. Lokasi yang dikunjungi antara lain SDN 05 Batang Anai, SD 49 Batang Kabung Lubuk Minturun, Hunian Sementara (Huntara) Batang Anai, Nagari Salareh Aia Kabupaten Agam, wilayah Tanah Datar, serta audiensi dengan pemerintah daerah dan unsur TNI-Polri setempat.
Seluruh rangkaian kegiatan tersebut dilaksanakan pada 9–13 Februari 2026 sebagai bagian dari upaya komprehensif untuk memperoleh gambaran langsung kondisi lapangan sekaligus merumuskan solusi kebijakan yang konkret dan aplikatif.
Melalui pendekatan geoekonomi yang terintegrasi dengan kebijakan pertahanan negara, DPN menegaskan komitmennya untuk mendorong percepatan pemulihan ekonomi Sumatera Barat pascabencana, sekaligus memperkuat ketahanan nasional berbasis wilayah dalam menghadapi ancaman nonmiliter di masa mendatang.
Shaf Rijal
