Gempa M4,8 Guncang Sarolangun, Tidak Berpotensi Tsunami

Table of Contents


Jambi, Monitor Pos – Wilayah Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, diguncang gempa tektonik pada Senin, 19 Januari 2026, pukul 18.02.49 WIB. Berdasarkan hasil analisis resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa tersebut memiliki magnitudo terkini M4,8.

Episenter gempa terletak pada koordinat 2,65° Lintang Selatan dan 102,14° Bujur Timur, tepatnya berada di darat wilayah Sarolangun, Jambi, dengan kedalaman 169 kilometer. Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa yang terjadi tergolong sebagai gempa menengah akibat deformasi batuan di dalam kerak bumi.

Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa ini memiliki mekanisme pergerakan geser naik (oblique thrust). Jenis pergerakan ini mencerminkan adanya kombinasi gaya geser dan dorongan vertikal pada struktur batuan di bawah permukaan.

BMKG melaporkan bahwa gempa dirasakan di wilayah Kota Bengkulu dan Bengkulu Utara dengan skala intensitas II MMI. Pada skala ini, getaran dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Berdasarkan hasil pemodelan yang dilakukan BMKG, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 18.30 WIB, hasil monitoring BMKG juga belum menunjukkan adanya aktivitas gempa susulan (aftershock).

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Pastikan informasi resmi hanya bersumber dari BMKG yang disebarkan melalui kanal komunikasi resmi yang telah terverifikasi, yakni Instagram dan Twitter @infoBMKG, laman resmi www.bmkg.go.id� atau inatews.bmkg.go.id, kanal Telegram https://t.me/InaTEWS_BMKG�, serta aplikasi mobile wrs-bmkg dan infobmkg yang tersedia di platform iOS dan Android.