Menteri PKP Tinjau Program Gotong Royong Renovasi Rumah Merah Putih di Bandung
Program kolaboratif tersebut telah merenovasi sebanyak 739 unit rumah sepanjang 2025. Pada 2026, total 55 rumah direnovasi di lokasi Jalan Cibuntu, dengan rincian 42 unit telah selesai dan 13 unit masih dalam proses pengerjaan.
Menteri Maruarar mengapresiasi kontribusi tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) Yayasan Buddha Tzu Chi dalam membantu masyarakat berpenghasilan rendah memperoleh hunian yang lebih layak.
“Terima kasih kepada Yayasan Buddha Tzu Chi yang menjadi yayasan dengan kontribusi CSR terbesar dalam program renovasi rumah. Semangat gotong royong seperti ini harus terus diperkuat,” ujar Menteri Maruarar.
Ia juga menegaskan arahan Presiden terkait program gentengnisasi, agar ke depan renovasi rumah menggunakan genteng sehingga hunian menjadi lebih adem, nyaman, dan estetis. Menurutnya, penggunaan genteng juga dapat mendorong pertumbuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
“Termasuk yang dilakukan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi, nanti akan saya ajak semua pihak terkait mengunjungi pabrik genteng seperti di Majalengka agar meningkatkan UMKM,” ujarnya.
Selain melalui dukungan CSR, pada 2026 Kementerian PKP akan mengalokasikan ribuan unit Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Jawa Barat dengan memanfaatkan data Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (RTLH). Di Kota Bandung sendiri tercatat sebanyak 9.289 unit RTLH yang menjadi perhatian pemerintah.
Salah satu penerima bantuan, Ibu Lilis, menyampaikan rasa syukur atas renovasi rumah yang telah diterimanya.
“Terima kasih kepada Kementerian PKP dan Yayasan Buddha Tzu Chi. Sekarang rumah saya sudah layak huni. Dulu atap bocor dan tembok miring,” tuturnya.
Melalui kolaborasi antara pemerintah dan lembaga sosial, percepatan penanganan RTLH di Bandung diharapkan semakin efektif, tepat sasaran, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat.
Firman
