Pengerukan Sampah di Pasar Minggu Dinilai Lamban, Pengguna Jalan Mengeluh
Pantauan media Monitor Pos di lokasi menunjukkan sampah sisa aktivitas pedagang malam masih menumpuk di beberapa titik. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu estetika lingkungan, tetapi juga menghambat kenyamanan dan keselamatan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.
Sejumlah warga dan pengendara yang ditemui rekan media Monitor Pos mengeluhkan lambannya penanganan kebersihan hingga menimbulkan kemacetan total . Pejalan kakipun mengaku harus berjalan terburu-buru saat melintas karena mendengar bunyi alat berat yang menggusur sampah di pinggir jalan.
“Seharusnya pembersihan dilakukan lebih awal sebelum aktivitas warga meningkat. Tadi kami terpaksa mempercepat langkah karena alat berat sudah mulai beroperasi sementara jalan masih ramai,” ujar salah satu pengguna jalan.
Menurut warga, tumpukan sampah tersebut merupakan sisa dagangan pedagang malam yang tidak segera diangkut setelah aktivitas usai. Kondisi ini dinilai berulang dan memerlukan perhatian serius dari dinas kebersihan setempat agar tidak terus terjadi.
Masyarakat berharap instansi terkait dapat meningkatkan respons dan pengawasan, terutama di kawasan yang memiliki aktivitas perdagangan cukup tinggi pada malam hari. Penanganan kebersihan yang cepat dan terjadwal dinilai penting guna menjaga ketertiban, kenyamanan, serta kesehatan lingkungan.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa pengelolaan sampah merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah maupun masyarakat, demi menciptakan lingkungan kota yang bersih dan tertata rapi.
Sugeng Haryadi
