Wamendagri Tekankan Sinergi Pusat dan Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
Penegasan tersebut disampaikan Wiyagus saat memberikan arahan kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Banjar bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Banjar di Pendopo Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (7/2/2026).
Dalam arahannya, Wiyagus menyampaikan bahwa MBG merupakan program prioritas nasional yang bersifat lintas sektor dan membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah. Program ini, kata dia, menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam menjamin pemenuhan gizi masyarakat, khususnya anak usia sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta kelompok rentan.
“Ini adalah program yang merupakan investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia. Apalagi saat ini kita berada pada era bonus demografi,” ujar Wiyagus.
Ia menambahkan, penguatan kualitas sumber daya manusia, termasuk kemandirian pangan, menjadi salah satu pilar utama pembangunan nasional. Program MBG juga sejalan dengan visi besar Presiden Prabowo Subianto yang tertuang dalam delapan misi Asta Cita menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, Wiyagus menekankan pentingnya pemerintah daerah memahami dan menjadikan Asta Cita sebagai acuan dalam menjalankan pemerintahan.
“Ini perlu saya sampaikan karena Asta Cita menjadi acuan kita dalam penyelenggaraan pemerintahan di daerah lima tahun ke depan,” tegasnya.
Terkait Kopdeskel Merah Putih, Wiyagus menjelaskan bahwa koperasi tersebut dirancang tidak hanya sebagai lembaga simpan pinjam, tetapi juga sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat. Kopdeskel diharapkan mampu menyerap hasil produksi lokal, memperpendek rantai distribusi, serta meningkatkan nilai tambah bagi masyarakat di desa dan kelurahan.
Ia mengungkapkan, hingga saat ini secara nasional telah terbentuk lebih dari 81.000 unit koperasi secara kelembagaan. Dalam hal ini, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memiliki peran strategis dalam memfasilitasi pemerintah daerah, khususnya dalam proses pembentukan koperasi serta pemantauan kesiapan lahan untuk pembangunan Kopdeskel.
Selain itu, Wiyagus mengingatkan pentingnya integritas seluruh perangkat daerah dalam menjalankan program prioritas nasional, mulai dari tahap perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, hingga pengawasan. Menurutnya, integritas merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan publik yang berkualitas.
Pada kesempatan tersebut, ia juga mengajak seluruh unsur Forkopimda Kota Banjar untuk terus menjaga kekompakan dan soliditas sebagai satu “super team” dalam mendukung dan menyukseskan program-program prioritas nasional. Ia menegaskan bahwa pemerintah pusat akan terus hadir untuk mendampingi dan memfasilitasi pemerintah daerah.
“Dalam super team itu terdiri dari para superman dan superwoman. Superman-nya siapa? Ya yang hadir di sini,” pungkasnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Banjar Sudarsono beserta jajaran Pemkot Banjar, unsur Forkopimda setempat, serta pejabat terkait lainnya. Usai memberikan arahan, Wamendagri Akhmad Wiyagus melanjutkan agenda dengan mengunjungi Stasiun Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Hegarsari Pataruman, Kota Banjar, untuk meninjau fasilitas serta menyapa para petugas yang bertugas.
@Iyus
