Gubernur Kalbar Minta Pertamina Ratakan Distribusi BBM Usai Antrean Panjang di Sejumlah Daerah
Antrean dilaporkan cukup parah di sejumlah wilayah, di antaranya Pontianak, Sambas, Mempawah, dan Bengkayang. Kondisi ini mendorong pemerintah daerah untuk segera berkoordinasi dengan pihak terkait guna mencari solusi cepat.
Hal itu disampaikan Norsan usai menggelar pertemuan dengan pihak Pertamina di Pendopo Gubernur Kalimantan Barat, Jumat (20/3), sebagai respons terhadap situasi di lapangan.
“Dari Pertamina dijelaskan bahwa stok BBM kita cukup. Jadi masyarakat tidak usah panik,” ujar Norsan.
Menurutnya, antrean yang terjadi bukan disebabkan oleh kelangkaan stok, melainkan karena kepanikan masyarakat yang melakukan pembelian secara bersamaan di titik-titik tertentu. Kondisi tersebut memicu penumpukan kendaraan di sejumlah SPBU.
“Ini karena panik-panik masyarakat. Sehingga kami imbau tidak perlu panik, karena BBM kita cukup,” katanya.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat meminta Pertamina segera melakukan distribusi BBM secara merata ke seluruh SPBU, terutama di wilayah yang mengalami lonjakan permintaan.
“Supaya tidak terjadi antrean di satu tempat. Jadi mau beli di SPBU mana pun tersedia,” ujarnya.
Norsan menegaskan, percepatan distribusi ini diharapkan mampu mengurai antrean dalam waktu dekat. Pemerintah daerah juga mendorong Pertamina untuk segera mengambil langkah teknis di lapangan guna memastikan distribusi berjalan lancar dan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.
