Gubernur Maluku Perkuat Sinergi Lintas Instansi Lewat Silaturahmi Idulfitri di Ambon

Table of Contents


Ambon, Monitor Pos -Gubernur Maluku, Hendrik Lewerissa, melakukan silaturahmi lintas instansi di Ambon pada momentum Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah sebagai upaya mempererat sinergi dan persaudaraan antarunsur pemerintahan, TNI-Polri, serta tokoh masyarakat.

“Hari ini saya bersama Forkopimda menyapa ribuan Muslim yang baru saja menunaikan Shalat Idulfitri di Lapangan Merdeka Ambon. Ini menjadi simbol kuatnya toleransi dan kebersamaan di Maluku,” ujar Hendrik Lewerissa, Sabtu.

Momentum Idulfitri, menurutnya, menjadi waktu yang tepat untuk mempererat tali silaturahmi, memperkuat persaudaraan, serta menjaga kebersamaan lintas instansi maupun antarumat beragama di Maluku.

Ia menegaskan bahwa semangat kebersamaan tersebut merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendorong pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan.

Dalam rangkaian kegiatan itu, gubernur bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melanjutkan agenda silaturahmi dengan mengunjungi sejumlah pejabat daerah dan unsur Forkopimda menggunakan dua unit Bus Pancakarya yang melintasi sejumlah ruas jalan di Kota Ambon.

Kunjungan diawali ke kediaman pimpinan TNI dan Kepolisian di wilayah Maluku, kemudian dilanjutkan ke Sekretaris Daerah Maluku, Wakil Wali Kota Ambon, serta pimpinan DPRD Provinsi Maluku.

Rombongan juga menyambangi Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut, Komandan Pangkalan TNI Angkatan Udara Pattimura, serta Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku, sebelum menutup rangkaian kunjungan di kediaman General Manager PT PLN Wilayah Maluku.

Menurut Hendrik, kegiatan silaturahmi lintas instansi ini tidak hanya menjadi tradisi tahunan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan kolaborasi antarlembaga di daerah.

“Dengan kebersamaan dan sinergi yang kuat, kita optimistis Maluku akan semakin harmonis, aman, dan sejahtera,” ujarnya.

Ia menambahkan, perayaan Idulfitri di Maluku kembali menunjukkan wajah daerah sebagai laboratorium perdamaian, di mana nilai toleransi, persaudaraan, dan gotong royong terus terjaga di tengah keberagaman masyarakat.

Aisyah