Lebih dari 1.000 Penumpang Pilih KM Dharma Kartika 7 untuk Mudik Awal dari Pontianak ke Semarang

Table of Contents


Pontianak, Monitor Pos  - Lebih dari 1.000 penumpang memilih menggunakan kapal penumpang KM Dharma Kartika 7 untuk melakukan perjalanan mudik lebih awal menuju Semarang dari Pelabuhan Dwikora Pontianak pada Senin (9/3/2026).

Pemberangkatan kapal yang berlangsung pada masa persiapan menjelang Hari Raya Idul Fitri 2026—yang tahun ini diperkirakan jatuh pada 21 Maret—mendapatkan respons positif dari para penumpang maupun berbagai pihak terkait. Banyak masyarakat memilih berangkat lebih awal untuk menghindari lonjakan penumpang yang biasanya terjadi mendekati hari raya.

Salah seorang penumpang yang enggan disebutkan namanya mengaku puas dengan pelayanan yang diberikan selama proses keberangkatan. Ia menilai fasilitas dan kenyamanan kapal cukup baik serta memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan.

“Kapal ini lebih nyaman, saya juga senang karena sampai Semarang lebih cepat dibandingkan yang saya bayangkan,” ujarnya saat ditemui sebelum keberangkatan.

Selain kenyamanan kapal, apresiasi juga datang terhadap pelayanan di Pelabuhan Dwikora Pontianak. Beberapa penumpang menilai bahwa kualitas layanan di pelabuhan tersebut mengalami peningkatan dibandingkan sebelumnya.

“Saya merasa senang di sini, pelayanannya jauh lebih baik dan lebih bagus dibandingkan sebelum-sebelumnya,” ungkap seorang penumpang lainnya dengan antusias.

KM Dharma Kartika 7 dijadwalkan berangkat dari Pontianak pada pukul 17.00 WIB dengan estimasi tiba di Semarang pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 04.23 WIB. Perjalanan laut tersebut diperkirakan memakan waktu sekitar 30 hingga 36 jam, tergantung pada kondisi cuaca dan kelancaran operasional pelabuhan di sepanjang rute.

Fenomena mudik lebih awal ini dinilai menjadi pilihan strategis bagi sebagian masyarakat untuk menghindari kepadatan penumpang yang biasanya memuncak beberapa hari menjelang Hari Raya Idul Fitri. Selain memberikan kenyamanan perjalanan, langkah ini juga diharapkan dapat membantu mengurangi potensi penumpukan penumpang di pelabuhan pada puncak arus mudik.

Tri Nurjanah