Pemkab Karo Dorong Pengembangan AI Pertanian Berbasis Data Terintegrasi

Table of Contents


Karo, Monitor Pos  - Pemerintah Kabupaten Karo mulai menggerakkan secara serius pengembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) di sektor pertanian. Langkah tersebut ditandai dengan rapat pembahasan penguatan data pertanian yang dipimpin langsung oleh Bupati Karo, Antonius Ginting, di ruang KCC Kantor Bupati Karo pada Selasa (17/3/2026).

Rapat strategis ini dihadiri sejumlah pimpinan daerah, di antaranya Wakil Bupati Komando Tarigan, Sekretaris Daerah Gelora Kurnia Putra Ginting, Kepala Dinas Pertanian Michael Purba, serta Kepala Bappeda Litbang Abel Tarwai Tarigan bersama jajaran staf teknis pertanian.

Dalam rapat tersebut, fokus utama pembahasan adalah mengidentifikasi kebutuhan data pertanian yang valid, akurat, dan terintegrasi sebagai fondasi penerapan teknologi Artificial Intelligence di sektor pertanian. Data tersebut nantinya akan digunakan untuk mendukung sistem kecerdasan buatan dalam membantu proses pengambilan keputusan yang lebih tepat dan berbasis informasi.

Bupati Karo, Antonius Ginting, menegaskan bahwa ketersediaan data yang akurat menjadi faktor kunci dalam keberhasilan implementasi teknologi digital di bidang pertanian.

“Pengembangan pertanian berbasis AI akan membantu petani dalam memantau kondisi tanah, memprediksi cuaca secara presisi, hingga mengoptimalkan masa panen,” ujar Antonius Ginting dalam rapat tersebut.

Selain itu, strategi penguatan data pertanian juga menjadi agenda penting yang dibahas. Proses tersebut mencakup tahapan pengumpulan data di lapangan, pengolahan informasi, hingga analisis berbasis teknologi yang dirancang agar terintegrasi serta mudah diakses oleh para pemangku kepentingan.

Langkah ini dinilai sebagai terobosan penting dalam mendorong transformasi pertanian modern di Kabupaten Karo. Mengingat hingga saat ini sektor pertanian masih menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat di wilayah tersebut.

Dalam rapat itu juga ditekankan pentingnya kolaborasi lintas pemangku kepentingan. Pemerintah Kabupaten Karo membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk lembaga penelitian, perguruan tinggi, serta sektor swasta untuk mempercepat implementasi teknologi Artificial Intelligence di sektor pertanian.

Melalui langkah ini, pengembangan AI pertanian di wilayah Sumatera Utara diharapkan tidak hanya mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan petani melalui sistem pertanian yang lebih cerdas, efisien, dan berbasis data.

Fatimah moza