Rindam II/Sriwijaya Resmi Buka Pendidikan Pertama Tamtama Infanteri TNI AD Gelombang I TA 2026
Sebanyak 1.584 prajurit siswa yang telah dinyatakan lulus seleksi ketat kini bersiap menjalani pendidikan di Secata Rindam II/Sriwijaya. Mereka merupakan putra-putra terbaik bangsa yang berhasil menyisihkan ribuan peserta lainnya dalam proses rekrutmen yang kompetitif. Pendidikan ini bertujuan membentuk sikap, mental, dan perilaku dari masyarakat sipil menjadi prajurit TNI AD yang disiplin, tangguh, dan memiliki loyalitas tinggi.
Dalam amanat tertulis Pangdam II/Sriwijaya yang dibacakan Danrindam, disampaikan ucapan selamat kepada seluruh prajurit siswa atas keberhasilan mereka menjadi bagian dari keluarga besar TNI Angkatan Darat. Pangdam menegaskan bahwa keberhasilan tersebut merupakan kehormatan sekaligus amanah besar yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.
Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan bahwa kelulusan dari seleksi yang ketat harus menjadi motivasi untuk mengikuti seluruh tahapan pendidikan secara maksimal. Para siswa diminta memanfaatkan kesempatan ini untuk menimba ilmu kemiliteran dengan sungguh-sungguh, mengingat rangkaian pendidikan yang akan dijalani menuntut ketahanan fisik dan mental yang prima.
Kepada jajaran Rindam II/Sriwijaya, termasuk staf, pembina, guru militer (gumil), dan pelatih, Pangdam menitipkan kepercayaan penuh untuk mendidik para siswa secara optimal. Pengawasan dan pengendalian diminta dilakukan secara cermat dan konsisten, disertai pengembangan metode pelatihan yang kreatif guna meningkatkan kemampuan analisis dan pemecahan masalah para siswa.
Sebagai penutup, Pangdam menekankan pentingnya faktor keamanan dalam setiap kegiatan latihan. Seluruh personel diwajibkan mematuhi prosedur pengamanan secara ketat untuk meminimalisir risiko. Dengan sinergi yang solid antara pelatih dan siswa, Pendidikan Pertama Tamtama ini diharapkan dapat berjalan lancar hingga tahap pelantikan, serta menghasilkan prajurit TNI AD yang handal, profesional, dan siap mengabdi kepada bangsa dan negara.
Christina Dewi

