Wamenhan Donny Ermawan Taufanto Pimpin Prosesi Pelepasan Juwono Sudarsono, Negara Beri Penghormatan Tinggi
Jenazah almarhum sebelumnya disemayamkan di Ruang Hening Kementerian Pertahanan. Prosesi diawali dengan laporan perwira upacara kepada inspektur upacara, dilanjutkan dengan penghormatan kepada jenazah serta penyerahan resmi dari pihak keluarga kepada pemerintah. Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan pelepasan jenazah yang diiringi penghormatan militer sebagai simbol penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum.
Sejumlah tokoh nasional turut hadir dalam upacara tersebut, termasuk Presiden ke-6 Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono. Dalam kesempatan itu, ia menyampaikan duka cita mendalam sekaligus mengenang almarhum sebagai pemikir strategis yang memiliki kontribusi besar dalam bidang pertahanan dan hubungan internasional.
Menurut Susilo Bambang Yudhoyono, almarhum dikenal sebagai figur yang mampu menjembatani perspektif sipil dan militer. Perannya dinilai signifikan dalam mendorong modernisasi sistem pertahanan nasional serta memperkuat diplomasi Indonesia di kancah global.
Semasa hidupnya, Juwono Sudarsono tercatat sebagai tokoh sipil pertama yang dipercaya menjabat Menteri Pertahanan. Selain itu, ia juga dikenal sebagai akademisi terkemuka di bidang hubungan internasional. Lahir di Ciamis, Jawa Barat, almarhum menempuh pendidikan di sejumlah institusi bergengsi dunia, di antaranya Universitas Indonesia, University of California Berkeley, dan London School of Economics.
Dalam perjalanan kariernya, ia pernah mengemban sejumlah posisi strategis, antara lain sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Duta Besar Republik Indonesia untuk Inggris, serta dua kali menjabat Menteri Pertahanan. Dedikasinya dinilai berperan penting dalam mendorong profesionalisme TNI dan memperkuat supremasi sipil dalam sistem pertahanan nasional.
Usai prosesi pelepasan di Kementerian Pertahanan, jenazah almarhum dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata dengan upacara militer yang dipimpin oleh Menteri Pertahanan selaku inspektur upacara. Upacara tersebut dihadiri oleh pejabat negara, tokoh masyarakat, serta keluarga besar almarhum sebagai bentuk penghormatan terakhir negara atas jasa dan pengabdiannya kepada bangsa dan negara.
Akbar Saputra
