Warga Keluhkan Proyek Galian di Jalan Raya Condet, Picu Kemacetan dan Jalan Bergelombang

Table of Contents


Jakarta, Monitor Pos  - Warga mengeluhkan proyek galian utilitas di Jalan Raya Condet, yang dinilai kerap memicu kemacetan dan menyebabkan permukaan jalan bergelombang. Proyek tersebut sebelumnya ditargetkan rampung pada 1 Maret 2026, namun hingga kini pekerjaan masih berlangsung.

Pantauan di lokasi menunjukkan satu lajur jalan terdampak aktivitas galian sehingga kendaraan roda dua maupun roda empat harus melintas secara bergantian. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kepadatan, terutama pada jam sibuk.

Terlihat satu unit alat berat jenis ekskavator beroperasi di area proyek. Sejumlah truk juga terparkir di sekitar titik galian untuk mengangkut material. Pada beberapa titik yang telah ditutup, dipasang penanda agar pengendara memperlambat laju kendaraan. Petugas pun tampak berjaga dan mengatur arus lalu lintas guna mencegah kemacetan semakin parah.

Meski saat pemantauan tidak terjadi kemacetan signifikan, pengendara tetap harus mengantre untuk melintasi kawasan tersebut. pekerjaan galian sudah berlangsung sekitar dua pekan terakhir, kemacetan kerap terjadi pada pagi hari maupun menjelang waktu berbuka puasa.

“Biasanya pagi macet, tapi tadi pagi tidak terlalu. Sore juga sering macet, apalagi saat orang-orang mencari takjil,” ujar warga saat ditemui di lokasi.

Ia berharap proyek segera dirampungkan dan kondisi jalan dikembalikan seperti semula tanpa gelombang. “Kalau bisa, penutupannya rapi, jangan seperti sebelumnya jadi bergelombang,” katanya.

Keluhan serupa disampaikan Roy bukan nama asli (37), warga setempat. Menurutnya, arus lalu lintas di Condet memang sudah padat meski tanpa adanya proyek galian.


“Kalau bisa segera rampung supaya lalu lintas normal lagi. Tanpa galian saja Condet sudah macet, apalagi ditambah galian,” ucapnya

Selain kemacetan, ia juga menyoroti kondisi jalan yang menjadi lebih berdebu sejak proyek berlangsung. “Enggak cuma macet, ini jalan juga agak berdebu kalau lagi panas. Alhamdulillah ini agak mendung dan gerimis pagi jadi enggak terlalu,” tuturnya.

Sementara itu, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) PAM Jaya memastikan pekerjaan galian tersebut akan segera dirampungkan. Senior Manager Corporate & Customer Communication PAM Jaya, Gatra, menyampaikan target normalisasi jalan dijadwalkan pada awal Maret 2026.

“Kami bisa sampaikan targetnya adalah kami bisa menutup, menormalisasikan ini kembali di tanggal 1 Maret ini,” ujarnya.

Fery