Aksi Solidaritas FPN di Bundaran HI Serukan Sikap Tegas atas Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Table of Contents


Jakarta, Monitor Pos  - Sejumlah kader Free Palestine Network (FPN) menggelar aksi simpatik saat kegiatan hari bebas kendaraan bermotor di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu (5/4/2026). Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk solidaritas dan doa bagi tiga prajurit TNI yang gugur dalam tugas perdamaian di Lebanon.

Dalam kegiatan tersebut, massa membentangkan sejumlah spanduk berukuran besar yang berisi seruan agar pemerintah Indonesia mengambil sikap tegas terhadap Israel. Beberapa pesan yang disampaikan antara lain desakan untuk melawan kolonialisme dan penghentian kekerasan di Palestina.

Aksi ini turut menarik perhatian masyarakat yang tengah berolahraga di kawasan tersebut. Sejumlah warga tampak berhenti untuk membubuhkan tanda tangan pada spanduk sebagai bentuk dukungan terhadap para prajurit yang gugur sekaligus solidaritas terhadap perjuangan rakyat Palestina.

Kehadiran Mohammad Boroujerdi juga menjadi sorotan. Ia terlihat berinteraksi dan berfoto bersama peserta aksi di lokasi kegiatan.

Sekretaris Jenderal FPN, Furqan AMC, menyampaikan bahwa aksi serupa digelar secara serentak di berbagai kota di Indonesia, termasuk Bandung, Makassar, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, hingga sejumlah daerah di kawasan timur Indonesia.


Menurut Furqan, gugurnya prajurit TNI yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menilai peristiwa tersebut menjadi momentum untuk mempertegas arah kebijakan luar negeri Indonesia dalam menentang segala bentuk penjajahan, sebagaimana amanat konstitusi.

Lebih lanjut, FPN juga mendorong pemerintah untuk mengevaluasi keterlibatan kontingen Indonesia dalam misi perdamaian internasional apabila aspek keamanan personel tidak terjamin. Selain itu, organisasi tersebut mengingatkan agar Indonesia tidak terlibat dalam skema keamanan internasional yang dinilai berpotensi merugikan posisi politik luar negeri nasional.

Sebagaimana diketahui, tiga prajurit TNI dilaporkan gugur dalam insiden di wilayah penugasan di Lebanon. Mereka adalah Prajurit Kepala Farizal Rhomadhon, Kapten Inf Zulmi Aditya Iskandar, dan Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, yang meninggal dunia dalam kondisi berbeda saat menjalankan tugas patroli.

Aksi di Bundaran HI ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk penghormatan kepada para prajurit yang gugur. FPN menyampaikan harapan agar pengorbanan tersebut menjadi perhatian seluruh elemen bangsa sekaligus memperkuat komitmen Indonesia dalam memperjuangkan perdamaian dunia.

Ali Amran,C.ILJ