Anggota DPD RI Ade Yuliasih Ajak Perempuan Lanjutkan Semangat Kartini Lewat Aksi Nyata
Table of Contents
Banten, Monitor Pos - Memperingati Hari Kartini, Anggota DPD RI perwakilan Banten, Ade Yuliasih, menegaskan pentingnya menjadikan nilai perjuangan Raden Ajeng Kartini sebagai inspirasi konkret bagi perempuan Indonesia di era modern.
Dalam keterangannya, Senin (20/4/2026), Ade menyampaikan bahwa peringatan Hari Kartini tidak boleh berhenti sebagai seremoni tahunan semata. Lebih dari itu, momentum ini harus dimaknai sebagai dorongan untuk meningkatkan kapasitas diri dan memperluas kontribusi perempuan di berbagai sektor kehidupan.
“Hari Kartini adalah refleksi bagi perempuan Indonesia untuk terus berkembang dan mengambil peran strategis dalam pembangunan,” ujarnya.
Ade menilai, semangat perjuangan Kartini dalam memperjuangkan akses pendidikan bagi perempuan tetap relevan hingga saat ini. Menurutnya, di tengah perkembangan era digital, perempuan memiliki peluang yang semakin terbuka untuk berkiprah, baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, maupun sosial.
Ia juga menyoroti perkembangan peran perempuan di daerah, khususnya di Provinsi Banten, yang dinilai menunjukkan kemajuan signifikan. Keterlibatan perempuan dalam sektor UMKM, dunia pendidikan, hingga kepemimpinan lokal menjadi indikator nyata bahwa nilai-nilai emansipasi terus berkembang.
“Perempuan hari ini semakin berdaya dan berkontribusi. Ini membuktikan bahwa semangat Kartini tetap hidup,” katanya.
Meski demikian, Ade mengingatkan masih adanya sejumlah tantangan yang perlu menjadi perhatian bersama, seperti kesenjangan akses pendidikan dan perlindungan terhadap perempuan. Ia mendorong kolaborasi lintas sektor guna menciptakan lingkungan yang lebih inklusif dan setara.
“Perempuan harus memiliki ruang yang aman dan kesempatan yang sama untuk berkembang. Perjuangan tidak boleh berhenti pada simbol, tetapi harus diwujudkan melalui kebijakan yang berpihak,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengajak generasi muda, khususnya perempuan, untuk berani bermimpi besar dan mengambil peran dalam pembangunan nasional. Menurutnya, generasi muda memiliki potensi besar sebagai agen perubahan.
Ade juga menekankan pentingnya pendidikan karakter dan penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi dalam membentuk perempuan yang tangguh dan berintegritas.
“Kecerdasan harus berjalan seiring dengan integritas dan kepedulian sosial,” tambahnya.
Di akhir pernyataannya, Ade Yuliasih memberikan apresiasi kepada perempuan Indonesia, khususnya di Banten, yang telah berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari tenaga kesehatan, pendidik, hingga pelaku usaha. Ia menyebut mereka sebagai representasi Kartini masa kini.
Ia berharap peringatan Hari Kartini tahun ini dapat menjadi titik tolak untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.
“Mari lanjutkan semangat Kartini melalui karya nyata demi masa depan bangsa yang lebih baik,” pungkasnya.
Suherman
