BGN Inisiasi Forum ASEAN-ID Nourish, Perkuat Sistem Pangan dan Gizi Regional
Kegiatan tersebut merupakan implementasi dari mandat para pemimpin ASEAN, khususnya melalui ASEAN Leaders’ Declaration on Strengthening Food Security and Nutrition in Response to Crises tahun 2023. Deklarasi tersebut menekankan pentingnya penguatan sistem pangan yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan di tengah berbagai tantangan global.
Deputi Penyediaan dan Penyaluran BGN, Brigjen (Purn) Suardi Samiran, menegaskan bahwa forum ini menjadi langkah strategis Indonesia dalam meningkatkan kualitas program makanan sekolah dan gizi anak di kawasan.
“Forum ini menjadi wadah penting bagi negara-negara ASEAN untuk bertukar pengalaman dan praktik terbaik dalam penyediaan makanan bergizi di sekolah. Penyediaan makanan yang aman dan berkualitas merupakan fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang sehat, unggul, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat ketahanan pangan regional,” ujar Suardi di Jakarta, Minggu (26/04).
Melalui forum tersebut, BGN mendorong pertukaran pengetahuan dan praktik baik antarnegara anggota ASEAN serta mitra eksternal. Upaya ini diharapkan dapat memperkuat kebijakan dan implementasi program makanan sekolah yang lebih efektif, inklusif, dan berkelanjutan. Selain itu, BGN juga akan memaparkan praktik terbaik pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada sekitar 50 peserta dari 11 negara ASEAN.
Suardi menambahkan bahwa forum ini juga akan menyoroti pentingnya peran pelaku dalam rantai pasok pangan, termasuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), koperasi, serta pelaku lokal lainnya.
“Partisipasi pelaku lokal tidak hanya mendukung ketersediaan bahan pangan berkualitas, tetapi juga berkontribusi pada penguatan ekonomi daerah melalui rantai pasok program makanan sekolah,” jelasnya.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, peserta forum akan melakukan kunjungan lapangan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Semarang untuk meninjau langsung implementasi program, termasuk keterlibatan pelaku lokal dalam penyediaan makanan bergizi.
Forum ASEAN-ID Nourish diselenggarakan melalui kolaborasi Direktorat Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Direktorat Penyediaan dan Penyaluran Wilayah II BGN, serta Pemerintah Kota Semarang. Kegiatan ini juga berlangsung bersamaan dengan Dialog Nasional Praktik Baik Program Makan Bergizi Gratis yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan nasional.
Forum ini akan dihadiri oleh perwakilan negara anggota ASEAN, mitra eksternal, Sekretariat ASEAN, organisasi internasional, serta peserta dialog nasional. Sejumlah isu strategis akan menjadi fokus pembahasan, antara lain penguatan rantai pasok pangan lokal, jaminan keamanan dan higienitas pangan, pengelolaan limbah, serta pemanfaatan teknologi dalam meningkatkan sistem pemantauan dan akuntabilitas program.
Melalui penyelenggaraan forum ini, diharapkan kerja sama regional di bidang pangan dan gizi semakin konkret dan kolaboratif, serta mampu memberikan dampak nyata dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di kawasan ASEAN.
Sundari
