DPR Pastikan Penanganan Kecelakaan Kereta Bekasi Berjalan Cepat, 29 Korban Dievakuasi

Table of Contents


Bekasi, Monitor Pos - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memastikan proses penanganan kecelakaan kereta api di kawasan Stasiun Bekasi Timur berlangsung cepat dan terkoordinasi. Insiden tersebut melibatkan kereta commuter line dan kereta diesel jarak jauh.

Berdasarkan data sementara, sebanyak 29 korban telah berhasil dievakuasi dari lokasi kejadian dan dilarikan ke sejumlah rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.

“Sebanyak 29 orang telah dievakuasi dari lokasi kejadian,” ujar Dasco. Ia menambahkan bahwa proses evakuasi masih terus berlangsung dengan melibatkan tim gabungan.

Selain korban luka, laporan sementara juga mencatat adanya korban meninggal dunia. “Untuk sementara tercatat tiga korban meninggal dunia,” katanya.

Dasco menegaskan bahwa jumlah korban masih berpotensi berubah seiring proses evakuasi dan pendataan yang masih dilakukan di lapangan. Ia mengapresiasi kerja cepat dan sinergi antarpetugas dalam menangani situasi darurat tersebut.

Tim gabungan yang terlibat terdiri dari unsur Kepolisian Negara Republik Indonesia, Tentara Nasional Indonesia, serta Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan yang bekerja bersama mengevakuasi korban dan mengamankan area kejadian.

“Kami berharap proses evakuasi berjalan cepat dan lancar,” ujarnya.

Lebih lanjut, Dasco menyampaikan duka cita mendalam kepada para korban dan keluarga yang terdampak. Ia menilai peristiwa ini menjadi perhatian bersama dan perlu penanganan serius ke depan.

Sementara itu, Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menyampaikan bahwa para korban telah dirujuk ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Bekasi, di antaranya RS Primaya Bekasi, RSUD Kota Bekasi, serta RS Bantargebang.

Pihak kepolisian juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi untuk memastikan proses evakuasi berjalan aman dan lancar, sekaligus mendukung penanganan lebih lanjut pascakejadian.

Rusdiansyah Saputra