DPR Soroti Kecelakaan Bekasi Timur, Desak Audit Keselamatan Transportasi
Menanggapi peristiwa tersebut, anggota Komisi V DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, Sofwan Dedy Ardyanto, menyampaikan belasungkawa atas jatuhnya korban. Ia menegaskan bahwa penanganan korban harus menjadi prioritas utama, terutama bagi mereka yang saat ini masih menjalani perawatan medis.
Dalam keterangannya, Sofwan meminta agar seluruh proses penanganan darurat dilakukan tanpa hambatan, termasuk terkait administrasi layanan kesehatan. Ia juga menekankan pentingnya kemudahan akses pembiayaan melalui skema asuransi bagi korban.
Selain fokus pada penanganan korban, Sofwan mendorong Kementerian Perhubungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi untuk segera melakukan investigasi menyeluruh. Langkah ini dinilai penting guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan dan memastikan akuntabilitas dalam sistem keselamatan transportasi.
Ia menyoroti perlunya evaluasi terhadap sistem mitigasi kecelakaan, khususnya di titik-titik padat seperti stasiun yang dilalui kereta komuter dan kereta jarak jauh. Menurutnya, investigasi harus mampu menjawab kemungkinan adanya celah dalam sistem pemantauan maupun pengawasan operasional di lapangan.
Tak hanya itu, Sofwan juga meminta pendalaman terhadap laporan masyarakat mengenai dugaan gangguan teknis pada kendaraan taksi listrik yang terlibat. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan apakah faktor teknis turut berkontribusi dalam insiden tersebut.
Ia menegaskan bahwa seluruh potensi penyebab harus diungkap secara transparan sebagai bahan evaluasi bersama. Pemerintah juga diminta tidak ragu melakukan inspeksi menyeluruh terhadap armada transportasi terkait guna menjamin keselamatan publik ke depan.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya penguatan sistem keselamatan transportasi nasional, terutama di kawasan dengan intensitas lalu lintas tinggi, agar kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang.
@Iyus
