Mendagri Muhammad Tito Karnavian Pastikan Kesiapan Pusat Pemerintahan DOB Papua Barat Daya
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Gubernur Papua Barat Daya Elisa Kambu, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta perwakilan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (KEPP OKP). Kehadiran para pemangku kepentingan ini mencerminkan sinergi lintas sektor dalam mendukung percepatan pembangunan wilayah.
Dalam peninjauan lapangan, Mendagri menerima paparan dari Kepala Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Papua Barat, Corneles Sagrim, terkait capaian pembangunan terkini. Ia menjelaskan bahwa sejumlah fasilitas utama pemerintahan telah rampung sepenuhnya, termasuk Gedung Kantor Gubernur, Kantor DPR Papua Barat Daya, serta gedung Majelis Rakyat Papua Barat Daya yang seluruhnya telah mencapai progres 100 persen.
Sagrim juga mengungkapkan bahwa proyek pembangunan kawasan tersebut telah dimulai sejak September 2024, ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin. Proses pembangunan dinilai berjalan sesuai target dengan hasil yang signifikan dalam waktu relatif singkat.
Menanggapi hal itu, Mendagri menyampaikan apresiasi atas percepatan pembangunan yang dinilai efektif dan terkoordinasi. Ia menekankan pentingnya pemanfaatan segera terhadap gedung-gedung yang telah selesai dibangun agar tidak terbengkalai dan tetap terjaga kondisinya.
Menurutnya, operasionalisasi fasilitas pemerintahan akan memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas layanan publik serta efektivitas tata kelola pemerintahan di daerah otonom baru tersebut.
Selain meninjau kawasan pusat pemerintahan, dalam rangkaian kunjungan kerja ini Mendagri juga dijadwalkan meninjau program pembangunan perumahan rakyat bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait. Agenda tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah pusat dalam memperkuat pembangunan infrastruktur dasar sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Papua Barat Daya.
Red
