Menteri Pertahanan Hadiri Pemakaman Militer Mayor Inf Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di TMP Cikutra
Prosesi pemakaman dipimpin langsung oleh Agus Subiyanto selaku inspektur upacara. Suasana haru menyelimuti area pemakaman saat jenazah almarhum diturunkan ke liang lahat, diiringi tembakan salvo yang menandai penghormatan militer tertinggi bagi anggota Komando Pasukan Khusus.
Almarhum dikenal sebagai perwira berdedikasi tinggi dari Grup 2 Kopassus. Lulusan Akademi Militer tahun 2015 tersebut gugur saat menjalankan misi perdamaian dunia dalam Satuan Tugas United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon pada 30 Maret 2026. Atas pengabdiannya, almarhum menerima sejumlah tanda kehormatan, di antaranya Satyalancana Santi Dharma dan Veteran Perdamaian Republik Indonesia.
Dalam amanat Apel Persada, Panglima TNI menyampaikan penghargaan tertinggi atas pengorbanan almarhum. Ia menegaskan bahwa jasa dan pengabdian Mayor Zulmi merupakan wujud nyata loyalitas prajurit kepada negara. “Atas nama negara, bangsa, dan TNI, kami mempersembahkan jiwa raga serta jasa almarhum kepada persada ibu pertiwi. Semoga darma baktinya menjadi teladan bagi generasi penerus,” ujarnya.
Rangkaian upacara ditutup dengan prosesi tabur bunga dan penghormatan terakhir oleh para pejabat serta prajurit yang hadir. Kementerian Pertahanan Republik Indonesia turut menyampaikan belasungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan, seraya menegaskan bahwa pengorbanan almarhum menjadi simbol dedikasi TNI dalam menjaga perdamaian dunia dan mengharumkan nama Indonesia di tingkat internasional.
Firman
