Payabakung United Kampiun Liga 4 Sumut, Wagub Surya Apresiasi Final Sengit di Deliserdang
Pertandingan puncak yang berlangsung di hadapan ribuan penonton itu berjalan dengan tensi tinggi sejak awal. Surya hadir langsung menyaksikan jalannya laga bersama Pelaksana Tugas Ketua PSSI Sumut Arya Sinulingga, jajaran pengurus KONI Sumut, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mahfullah P Daulay, serta Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Basarin Tanjung.
Dalam waktu normal, kedua tim bermain imbang 1-1. Laga kemudian berlanjut ke babak tambahan waktu 2x15 menit. PS Kwarta sempat unggul 2-1, namun Payabakung United berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2 melalui eksekusi penalti, memaksa pertandingan ditentukan lewat adu penalti.
Pada babak penentuan tersebut, Payabakung United tampil lebih tenang dan efektif. Mereka sukses menggagalkan dua tendangan pemain PS Kwarta, sekaligus memastikan gelar juara Liga 4 Sumut musim 2025–2026. PS Kwarta harus puas sebagai runner-up, sementara posisi ketiga diraih oleh Binjai City.
Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Surya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kompetisi tersebut serta memberikan ucapan selamat kepada tim juara.
“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kami mengucapkan selamat atas terselenggaranya Liga 4 ini. Kepada Payabakung United, kami ucapkan selamat atas keberhasilan meraih juara. Hasil ini merupakan sesuatu yang patut dihormati dan diterima oleh semua pihak,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat terhadap kegiatan olahraga, khususnya sepak bola. Tingginya antusiasme penonton dinilai menjadi modal penting bagi Sumatera Utara untuk menjadi salah satu daerah percontohan dalam penyelenggaraan ajang olahraga, termasuk di tingkat nasional.
Sementara itu, Arya Sinulingga menyampaikan bahwa kedua finalis, Payabakung United dan PS Kwarta, akan melanjutkan perjuangan ke putaran Liga 4 tingkat nasional. Keduanya akan mewakili Sumatera Utara dalam perebutan Piala Presiden RI.
Ia pun mengingatkan agar kedua tim segera melakukan persiapan matang untuk menghadapi persaingan di level yang lebih tinggi, sekaligus membawa nama baik daerah di kancah nasional.
Fatimah moza
