PBMI Perkuat Pelatnas Mandiri, Targetkan Prestasi Maksimal di Kejuaraan Dunia Muaythai 2026
Melalui skema Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Mandiri, PBMI mengoptimalkan persiapan atlet dengan melibatkan talenta terbaik dari berbagai daerah. Para atlet menjalani program latihan intensif di wilayah masing-masing dengan pengawasan terstruktur, guna memastikan kesiapan menyeluruh sebelum turun di level kompetisi dunia.
Ketua Umum PBMI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti, menegaskan bahwa organisasi saat ini menempatkan pembinaan atlet sebagai prioritas utama. Menurutnya, pendekatan yang diterapkan tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga pada pembangunan sistem yang berkelanjutan.
“Seluruh fokus kami diarahkan pada peningkatan kualitas atlet secara komprehensif. Kami ingin setiap atlet tampil dengan kesiapan maksimal, baik secara fisik, teknik, maupun mental, sehingga mampu bersaing di panggung dunia,” ujar LaNyalla, Kamis (30/4/2026).
Dari sisi kuantitas, jumlah atlet yang diproyeksikan tampil terus mengalami peningkatan. Hingga saat ini, sekitar 30 atlet telah masuk dalam daftar persiapan, termasuk tambahan atlet susulan yang tengah dalam proses verifikasi. Selain itu, PBMI juga memperkuat perangkat pertandingan dengan mengirimkan empat calon wasit dan juri untuk mengikuti pelatihan, sebagai bagian dari peningkatan kualitas ekosistem olahraga Muaythai nasional.
PBMI turut memberi ruang bagi atlet-atlet muda potensial untuk tampil di kejuaraan tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari strategi regenerasi yang diharapkan mampu menjaga kesinambungan prestasi Indonesia di masa depan.
LaNyalla menyebut, partisipasi Indonesia tahun ini mencatatkan capaian tersendiri. Untuk pertama kalinya, Indonesia mengirimkan kontingen dengan jumlah besar ke kejuaraan dunia Muaythai, yang mencerminkan kemajuan signifikan dalam sistem pembinaan nasional.
“Ini bukan hanya soal jumlah, tetapi bukti bahwa pembinaan berjalan efektif di berbagai daerah. Kami melihat kesiapan atlet yang semakin matang untuk bersaing di tingkat internasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa PBMI tengah membangun fondasi jangka panjang guna menjadikan Indonesia sebagai salah satu kekuatan baru dalam peta Muaythai dunia.
“Kami menyiapkan masa depan. Atlet-atlet muda yang dilibatkan saat ini merupakan investasi penting. Dengan kerja keras dan dukungan seluruh pihak, kami optimistis Indonesia akan semakin diperhitungkan di kancah global,” ujarnya.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan serta dukungan dari berbagai pemangku kepentingan, PBMI menargetkan hasil optimal sekaligus membuka peluang lahirnya prestasi membanggakan bagi Indonesia di ajang internasional mendatang.
Shinta
