Ribuan Aktivis Dunia Menuju Gaza, Hamas Apresiasi Misi Kemanusiaan Armada Keteguhan 2

Table of Contents
Monitor Pos. -  Gerakan Hamas menyampaikan pernyataan resmi terkait keberangkatan misi kemanusiaan internasional Armada Keteguhan 2 yang bertujuan menembus blokade di Jalur Gaza. Armada tersebut dilaporkan berlayar dari Barcelona dengan membawa ratusan hingga ribuan aktivis dari berbagai negara,Senin ( 13/4/2026 )

Dalam pernyataannya, Hamas memberikan apresiasi kepada para peserta armada yang dinilai menunjukkan solidaritas global terhadap situasi kemanusiaan di Gaza. Mereka menilai keikutsertaan relawan dari berbagai latar belakang sebagai bentuk dukungan terhadap prinsip kemanusiaan dan keadilan internasional.

Armada Keteguhan 2 disebut melibatkan sekitar 1.000 sukarelawan dari puluhan negara. Kehadiran mereka dinilai mencerminkan meningkatnya perhatian masyarakat dunia terhadap kondisi warga sipil di Gaza yang terdampak pembatasan akses. Upaya pelayaran ini juga dipandang sebagai bagian dari gerakan internasional yang secara konsisten menyoroti isu blokade dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat.

Hamas dalam pernyataannya juga menilai berbagai upaya pengiriman bantuan melalui jalur laut sebagai indikasi bahwa tekanan internasional terhadap situasi di Gaza terus berkembang. Mereka menyebut aksi-aksi solidaritas tersebut memperlihatkan bahwa isu kemanusiaan di wilayah tersebut tetap menjadi perhatian global.

Lebih lanjut, Hamas menyerukan peningkatan peran komunitas internasional dalam merespons kondisi di Gaza, termasuk mendorong perlindungan terhadap misi kemanusiaan yang tengah berlangsung.

Seruan tersebut juga ditujukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa dan lembaga terkait agar mengambil langkah-langkah konkret dalam memastikan keselamatan para aktivis serta menjamin akses bantuan kemanusiaan.

Situasi di Jalur Gaza hingga kini masih menjadi perhatian berbagai pihak internasional, terutama terkait akses kebutuhan dasar bagi warga sipil. Sejumlah organisasi dan kelompok masyarakat global terus menginisiasi berbagai upaya untuk menyalurkan bantuan serta mendorong solusi atas krisis yang berlangsung.