Dewi Perssik Siapkan Kurban Jumbo di Empat Kota, Bobot Sapi di Jakarta Capai 2,4 Ton
Artis yang akrab disapa Depe itu mengungkapkan bahwa tahun ini dirinya akan menyalurkan hewan kurban ke empat kota sekaligus, yakni Jakarta, Sukabumi, Jember, dan Malang. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk konsistensi sekaligus perluasan kegiatan sosial yang selama ini rutin ia lakukan setiap Idul Adha.
“Empat kota. Sukabumi, Jakarta, Jember, sama satu lagi Malang,” ujar Dewi Perssik saat ditemui di kawasan Jakarta Selatan, Kamis (14/5/2026).
Yang paling menyita perhatian adalah hewan kurban yang disiapkan khusus untuk wilayah Jakarta. Dewi Perssik mengaku telah membeli dua ekor sapi jumbo dengan bobot masing-masing mencapai 1,2 ton.
Dengan demikian, total bobot sapi kurban yang disiapkan di ibu kota mencapai sekitar 2,4 ton.
“Kalau yang di Jakarta kita ada dua, ada 1,2 ton, berarti ada 2,4 ton. Jadi ya kita pesta-pestalah semuanya,” katanya sambil tersenyum.
Aksi kurban berskala besar tersebut langsung menjadi perbincangan di media sosial. Banyak warganet memberikan apresiasi atas konsistensi Dewi Perssik dalam berbagi kepada masyarakat, khususnya warga sekitar rumah dan daerah asal yang setiap tahun menerima pembagian daging kurban darinya.
Di tengah tren gaya hidup glamor kalangan selebritas, Dewi Perssik dinilai memilih menunjukkan kepedulian sosial melalui tradisi berbagi yang terus dipertahankan.
Pemotongan hewan kurban di Jakarta sendiri tetap dilakukan di kediamannya di kawasan Lebak Bulus, Jakarta Selatan. Menurut Depe, tradisi tersebut sudah berlangsung lama dan menjadi bagian dari kebersamaan dengan warga sekitar.
“Kalau di Jakarta potong sendiri, itu memang sudah tradisi,” ujarnya.
Momentum Idul Adha di kediaman Dewi Perssik juga kerap menjadi ajang silaturahmi keluarga dan sahabat dekat. Suasana kebersamaan, makan bersama, hingga pembagian daging kurban kepada warga disebut selalu menjadi agenda rutin setiap tahun.
Meski aksi sosialnya terlihat besar dan meriah, Dewi Perssik mengaku tetap bersyukur atas kondisi rezekinya yang dinilai stabil sehingga masih dapat menjalankan ibadah kurban dalam jumlah besar.
“Alhamdulillah rezekinya tidak berkurang, juga belum bertambah, tapi masih tetap segitu. Jadi ya tetap kurban seperti biasa,” tuturnya.
Keputusan Dewi Perssik menyalurkan hewan kurban hingga ke sejumlah daerah seperti Jember dan Sukabumi juga dinilai memiliki nilai emosional tersendiri karena berkaitan dengan perjalanan hidup dan kedekatannya dengan masyarakat di wilayah tersebut.
Kini, aksi kurban tahunan Dewi Perssik tidak hanya dipandang sebagai bentuk ibadah semata, tetapi juga telah menjadi kegiatan sosial yang selalu dinantikan masyarakat setiap perayaan Idul Adha.
Sundari
