Polda Jabar Tegaskan Seleksi Akpol 2026 Bebas Titipan dan Praktik Percaloan
Kepala Biro SDM Polda Jabar Fadly Samad mengatakan, proses rekrutmen calon perwira Polri tahun ini difokuskan untuk menjaring peserta terbaik yang memiliki integritas, kompetensi, serta kesiapan fisik dan mental secara menyeluruh.
“Penerimaan ini tidak ada titipan. Seluruh proses dilakukan secara terbuka dengan pengawasan internal maupun eksternal agar rekrutmen berjalan bersih dan profesional,” ujar Fadly, Selasa (12/5/2026).
Menurutnya, pengawasan dalam proses seleksi melibatkan sejumlah unsur internal seperti Paminal, Itwasda, dan Provos. Selain itu, pengawas eksternal, termasuk dari unsur Ikatan Dokter Indonesia (IDI), turut dilibatkan guna memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur dan bebas intervensi.
Untuk memperkuat transparansi, panitia seleksi juga menerapkan sistem pengawasan berbasis teknologi. Beberapa di antaranya penggunaan teknologi face matching untuk memverifikasi identitas peserta, sistem absensi digital, serta pengkodingan peserta guna menjaga objektivitas dalam proses penilaian.
Saat ini, tahapan seleksi di wilayah Jawa Barat telah memasuki Pemeriksaan Kesehatan (Rikkes) Tahap I. Pemeriksaan tersebut meliputi pengecekan tinggi dan berat badan, persentase lemak tubuh, tekanan darah, denyut nadi, pemeriksaan gigi, hingga tes kesehatan mata seperti visus dan buta warna.
Seluruh pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Biddokkes Polda Jabar dengan pengawasan ketat berdasarkan prinsip BETAH, yakni Bersih, Transparan, Akuntabel, dan Humanis.
Fadly menegaskan, hasil pemeriksaan kesehatan menjadi salah satu indikator penting dalam menentukan kelulusan peserta menuju tahapan seleksi berikutnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Jabar Hendra Rochmawan mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap oknum yang menawarkan jasa kelulusan dengan meminta sejumlah uang.
“Masyarakat jangan mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan. Jika menemukan praktik percaloan atau pungutan liar, segera laporkan melalui kanal pengaduan resmi,” tegasnya.
Polda Jabar juga mengajak seluruh peserta seleksi Akpol untuk mengedepankan kejujuran dan disiplin selama mengikuti tahapan seleksi. Peserta diminta percaya pada kemampuan diri sendiri tanpa bergantung pada pihak luar.
“Yang menentukan kelulusan adalah kemampuan dan usaha peserta sendiri. Karena itu, persiapkan diri sebaik mungkin dan ikuti seluruh proses dengan jujur,” pungkas Hendra.
Firman
