Bupati Seram Bagian Timur Ingatkan Bahaya' Prilaku Menyimpang Remaja Keluarga Jadi Benteng Utama
Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakil Bupati Seram Bagian Timur, M. Miftha Thoha R. Watimena, S.IP., M.A., membacakan amanat Bupati Seram Bagian Timur di hadapan jajaran pemerintah daerah dan para tamu undangan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Staf Ahli Bupati, Sekretaris Daerah, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para kepala bagian, Direktur RSUD Bula, Camat Bula, serta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur.
Dalam amanatnya, Bupati Seram Bagian Timur menegaskan pentingnya peran keluarga, khususnya ayah dan ibu, dalam menghadapi tantangan perkembangan teknologi yang semakin pesat. Ia mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan pola pikir dan ruang imajinasi anak-anak sepenuhnya dikuasai oleh penggunaan gawai (gadget).
"Kita tidak boleh menutup mata dan tidak boleh abai terhadap angka-angka statistik yang mengkhawatirkan saat ini. Perilaku menyimpang di kalangan remaja telah berada pada tingkat yang sangat memprihatinkan. Oleh karena itu, benteng utama untuk membendung berbagai pengaruh negatif harus dimulai dari penguatan kembali fungsi proteksi di dalam keluarga," demikian pesan Bupati yang dibacakan Wakil Bupati.
Menurutnya, kehadiran orang tua, terutama sosok ayah, tidak hanya sebatas memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga, tetapi juga harus diwujudkan melalui perhatian, pendampingan, pendidikan karakter, serta keterlibatan aktif dalam proses tumbuh kembang anak.
Pemerintah Kabupaten Seram Bagian Timur berharap peringatan Hari Keluarga Nasional tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu memperkuat komitmen seluruh elemen masyarakat dalam membangun keluarga yang harmonis, tangguh, dan berdaya saing sebagai pondasi pembangunan daerah.
Sebagai penutup rangkaian acara, dilaksanakan pemotongan tumpeng sebagai bentuk rasa syukur sekaligus simbol kebersamaan. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat kepada para orang tua asuh sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi mereka dalam mendukung tumbuh kembang dan kesejahteraan anak-anak di Kabupaten Seram Bagian Timur.
Aisyah
