Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Bedah Rumah di Jakarta Barat, Pastikan Bantuan Tepat Sasaran

Table of Contents


Jakarta, Monitor Pos -Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian bersama Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Maruarar Sirait meninjau pelaksanaan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Kalianyar, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, Senin (15/6/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan bantuan perbaikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah benar-benar diterima oleh warga yang berhak. Turut mendampingi dalam kegiatan itu Kepala Badan Pusat Statistik, Amalia Adininggar Widyasanti, serta sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah.

Dalam peninjauan tersebut, Mendagri dan rombongan berdialog langsung dengan warga penerima bantuan. Selain meninjau kondisi rumah yang sedang atau telah diperbaiki, mereka juga berinteraksi secara virtual dengan penerima BSPS di sejumlah wilayah lain di Jakarta guna memperoleh gambaran menyeluruh mengenai pelaksanaan program.

Tito menegaskan bahwa pemerintah terus melakukan pengawasan langsung ke lapangan untuk memastikan program-program prioritas berjalan efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, kunjungan bersama Menteri PKP dan Kepala BPS telah dilakukan di berbagai daerah sebagai bagian dari upaya memastikan akurasi data penerima sekaligus efektivitas pelaksanaan program.

Ia mengungkapkan, program BSPS saat ini mengalami peningkatan cakupan yang cukup signifikan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Dengan bertambahnya jumlah rumah yang mendapatkan bantuan, semakin banyak keluarga yang dapat menikmati hunian yang lebih layak dan aman.

Lebih lanjut, Tito menyatakan pemerintah pusat akan mendorong sinergi yang lebih kuat dengan pemerintah daerah, termasuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, agar dukungan terhadap program perbaikan rumah dapat diperluas melalui alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni yang masih banyak ditemukan di berbagai wilayah perkotaan maupun pedesaan.

Dalam kesempatan itu, Tito menyoroti kisah seorang warga di Jakarta Timur yang telah menempati rumahnya selama puluhan tahun tanpa pernah memperoleh bantuan renovasi dari pemerintah. Kondisi tersebut, menurutnya, menunjukkan pentingnya percepatan program perbaikan rumah agar masyarakat yang membutuhkan dapat segera merasakan manfaat kehadiran negara.

Ia menilai program yang dijalankan pemerintah di sektor perumahan merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat sekaligus mengurangi kesenjangan akses terhadap hunian yang layak.

"Kami akan terus memberikan dukungan agar program ini berjalan optimal dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, pemerintah juga meluncurkan secara simbolis pelaksanaan Program BSPS di DKI Jakarta sebagai bagian dari upaya mempercepat peningkatan kualitas hunian masyarakat. Program tersebut diharapkan menjadi salah satu instrumen penting dalam mewujudkan lingkungan permukiman yang sehat, aman, dan layak huni.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah, Anggota DPRD DKI Jakarta Rani Mauliani, serta sejumlah pejabat kementerian dan lembaga terkait.

Syafira NS