PLN Tuntaskan Pemulihan Jalur SUTET Galang–Simangkuk, Pasokan Listrik Sumatera Utara Kembali Normal
Pemulihan ditandai dengan beroperasinya tiga unit Tower Emergency pada jalur Galang–Simangkuk pada Kamis (11/6) pukul 09.39 WIB. Dengan tersambungnya kembali jaringan transmisi utama tersebut, pasokan listrik ke berbagai wilayah di Sumatera Utara dapat dipulihkan secara penuh. Capaian ini sekaligus mempercepat proses penormalan sistem sekitar tiga hari lebih awal dibandingkan target semula yang diperkirakan selesai pada 14 Juni 2026.
General Manager PLN Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban (UIP3B) Sumatera, Amiruddin, mengatakan keberhasilan pemulihan tidak terlepas dari kerja keras ratusan personel yang bekerja tanpa henti di lapangan.
Sebanyak 250 personel PLN Group bersama mitra kerja dikerahkan secara bergantian selama 24 jam untuk menyelesaikan berbagai pekerjaan teknis yang menjadi kunci pemulihan sistem. Mulai dari pembangunan fondasi darurat, pendirian Tower Emergency, pemasangan struktur, penarikan konduktor (stringing), hingga pengujian jaringan dilakukan secara intensif guna mempercepat pengoperasian kembali jalur transmisi.
“Penyambungan Tower Emergency menjadi tahapan yang sangat penting dalam pemulihan sistem. Setelah jalur transmisi kembali beroperasi, PLN melanjutkan proses normalisasi secara bertahap hingga ke sisi distribusi agar pasokan listrik dapat tersalurkan secara optimal kepada pelanggan,” ujar Amiruddin.
Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang terjalin kuat selama masa penanganan gangguan. Tantangan medan yang sulit serta kondisi cuaca yang berubah-ubah tidak menghalangi upaya percepatan pemulihan yang dilakukan secara terkoordinasi.
PLN juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang turut memberikan dukungan selama proses penanganan, termasuk pemerintah daerah, TNI, Polri, aparat keamanan, mitra kerja, serta masyarakat yang memberikan pengertian dan dukungan moral selama pekerjaan berlangsung.
“Sinergi seluruh pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam keberhasilan pemulihan sistem kelistrikan ini. Kami berterima kasih atas dukungan yang diberikan sehingga pasokan listrik di Sumatera Utara dapat kembali normal lebih cepat dari yang diperkirakan,” kata Amiruddin.
PLN menyadari gangguan yang terjadi telah berdampak terhadap aktivitas masyarakat dan dunia usaha. Karena itu, perusahaan menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan selama proses pemulihan berlangsung.
Ke depan, PLN menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat keandalan infrastruktur ketenagalistrikan, meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kondisi cuaca ekstrem, serta memastikan pasokan listrik tetap terjaga guna mendukung aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.
@Iyus
