Tokoh Nasional Apresiasi Kiprah Guspardi Gaus dalam Pengabdian Politik dan Kebangsaan

Table of Contents


Jakarta, Monitor Pos -Sejumlah tokoh nasional memberikan apresiasi terhadap perjalanan pengabdian politik dan kebangsaan Guspardi Gaus yang dinilai konsisten memperjuangkan kepentingan masyarakat serta menjaga nilai-nilai keislaman dan kebangsaan dalam setiap kiprahnya.

Apresiasi tersebut mengemuka dalam diskusi dan bedah buku bertajuk "Refleksi Pemikiran Politik dan Kenegaraan Guspardi Gaus" yang digelar di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut dipandu oleh anggota DPR RI, Mardani Ali Sera, dan dihadiri sejumlah tokoh nasional dari berbagai kalangan.

Mantan Ketua DPD RI dua periode, Irman Gusman, menilai Guspardi merupakan figur yang memiliki komitmen kuat dalam menjalankan prinsip-prinsip pengabdian kepada masyarakat.

“Beliau lurus dalam prinsip dan konsisten mengabdi,” kata Irman dalam forum tersebut.

Menurut Irman yang juga menjabat Ketua Dewan Pakar Bidang Ekonomi UMKM PP Muhammadiyah, perjalanan hidup Guspardi menunjukkan bahwa ketokohan tidak lahir secara instan, melainkan melalui proses panjang yang ditempa oleh pendidikan, pengalaman organisasi, kerja keras, serta komitmen untuk memberikan manfaat bagi sesama.

Ia mengungkapkan, Guspardi menempuh pendidikan di sejumlah lembaga pendidikan Islam terkemuka, mulai dari Thawalib Padang Panjang, PGA, IAIN Syarif Hidayatullah Jakarta hingga Universitas Al-Azhar Mesir. Meski sempat diharapkan menjadi seorang pendakwah, menurut Irman, Guspardi tetap menjalankan misi dakwah melalui berbagai bidang pengabdian, baik sebagai akademisi, pengusaha maupun politisi.

“Dulu orang tua kami berharap beliau menjadi pendakwah. Sampai hari ini beliau tetap berdakwah, hanya saja melalui pengabdian di berbagai ruang kehidupan, termasuk dunia usaha dan parlemen,” ujarnya.

Sepulang dari Mesir, Guspardi mengabdikan diri sebagai dosen di IAIN Imam Bonjol Padang. Di saat yang sama, ia juga membangun usaha yang kemudian berkembang menjadi salah satu jaringan ritel lokal di Sumatera Barat.

Pada era reformasi, Guspardi aktif di dunia politik melalui DPRD Sumatera Barat selama tiga periode sebelum dipercaya menjadi anggota DPR RI periode 2019–2024.

Irman menilai salah satu kontribusi penting Guspardi selama menjadi legislator adalah keberhasilannya memperjuangkan masuknya falsafah Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK) ke dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2022 tentang Provinsi Sumatera Barat. Langkah tersebut dinilai sebagai bentuk penguatan identitas budaya dan nilai-nilai lokal masyarakat Sumatera Barat dalam kerangka hukum nasional.

Dalam kesempatan itu, Irman juga mengenang karakter Guspardi yang menurutnya dikenal tekun dan bertanggung jawab sejak usia muda. Ia menceritakan pengalaman masa kecil ketika keduanya diminta membantu orang tua.

“Saat ayah kami tertidur, saya berhenti. Tetapi beliau tetap melanjutkan tugasnya. Dari dulu, kalau sudah merasa itu tanggung jawabnya, beliau akan menyelesaikannya sampai tuntas,” kenangnya.

Memasuki usia ke-70 tahun, Irman menilai semangat pengabdian Guspardi tidak surut. Sebaliknya, ia tetap aktif memberikan kontribusi pemikiran dan pengabdian bagi masyarakat, daerah, dan bangsa.

Apresiasi serupa juga disampaikan Menteri Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan. Menurutnya, Guspardi merupakan salah satu kader yang memberikan kontribusi besar bagi perkembangan Partai Amanat Nasional (PAN) dan kiprah partai di parlemen.

“Tidak banyak politisi seperti beliau yang lugas, konsisten, dan tetap santun dalam berpolitik,” ujar Zulkifli Hasan.

Sementara itu, Wakil Ketua MPR RI, Eddy Soeparno, menggambarkan Guspardi sebagai sosok pekerja keras yang mengedepankan keteladanan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Eddy, Guspardi tidak hanya menyampaikan gagasan dan pandangan melalui kata-kata, tetapi juga menunjukkan komitmen melalui tindakan nyata, termasuk dalam menjaga kesehatan dan keselamatan keluarga selama masa pandemi Covid-19.

Rangkaian kegiatan yang sekaligus menjadi peringatan 70 tahun usia Guspardi Gaus serta peluncuran tujuh buku karyanya tersebut dihadiri sejumlah tokoh nasional, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan sekaligus Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, Ketua Komisi II DPR RI Rifqinizamy Karsayuda, Wakil Ketua Badan Legislasi DPR RI Dolly Kurnia Tanjung, Buya Anwar Abbas, Din Syamsuddin, Sekretaris Jenderal ICMI Andi Juliana Paris, Ketua KPU Mochammad Afifuddin, Direktur Utama PT Semen Indonesia Indra Founy, serta sejumlah akademisi, tokoh masyarakat, dan pemimpin organisasi nasional lainnya.

Kehadiran para tokoh tersebut menjadi refleksi atas perjalanan panjang Guspardi Gaus dalam dunia pendidikan, kewirausahaan, sosial, dan politik yang telah memberikan kontribusi bagi pembangunan daerah maupun kehidupan kebangsaan di Indonesia. 

Firmansyah