Manasik Perdana Umrah Reguler Musim 1448 Hijriah Digelar di Palembang, Jamaah Dibekali Fikih Lengkap hingga Edukasi Kesehatan
Palembang,Monitor Pos - Memasuki musim keberangkatan Umrah Reguler 1448 Hijriah, ZAFA Tour menggelar pertemuan pertama manasik umrah sebagai bekal bagi calon jamaah sebelum bertolak ke Tanah Suci. Kegiatan berlangsung di Masjid Al-Fattah, Jalan Amphibi, 20 Ilir D II, Kecamatan Kemuning, Kota Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu (11/7/2026).
Manasik perdana ini diikuti puluhan calon jamaah yang akan diberangkatkan secara bertahap dalam tiga kelompok, yakni 21 Juli 2026, 5 Agustus 2026, dan 21 Agustus 2026. Salah satu peserta yang turut mengikuti pembekalan tersebut adalah Cristina DW, Kepala Perwakilan (Kaperwil) Media Monitor Pos Sumatera Selatan.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh General Manager ZAFA Tour, H. Willy Cauza, yang dalam sambutannya menekankan pentingnya manasik sebagai tahapan wajib untuk membekali jamaah dengan pengetahuan, kesiapan mental, serta pemahaman teknis sebelum melaksanakan ibadah di Tanah Suci.
"Manasik bukan sekadar memenuhi persyaratan keberangkatan, tetapi menjadi bekal utama agar jamaah memahami tata cara ibadah secara benar, menjaga kesehatan, serta mampu menjalankan umrah dengan tertib dan khusyuk sehingga memperoleh umrah yang mabrurah," ujarnya.
Pada pertemuan pertama ini, jamaah menerima sejumlah materi pokok yang disampaikan secara komprehensif oleh Ustadz H. Abdi Pemi Karyanto, Lc. Materi tersebut meliputi Fiqih Safar, yang membahas adab dan ketentuan perjalanan sesuai syariat Islam, Fiqih Taharah mengenai tata cara bersuci selama perjalanan maupun saat beribadah di Tanah Suci, serta Fiqih Umrah secara lengkap mulai dari niat, ihram, thawaf, sa'i, tahallul, rukun, wajib, sunnah hingga berbagai larangan selama menjalankan ibadah umrah.
Selain pembekalan keagamaan, peserta juga mendapatkan edukasi kesehatan jamaah sebagai upaya meningkatkan kesiapan fisik menjelang keberangkatan. Materi ini mencakup pentingnya menjaga kebugaran tubuh, mengatur pola makan, mengelola konsumsi obat-obatan pribadi, serta mengantisipasi perubahan cuaca dan aktivitas ibadah yang cukup padat selama berada di Arab Saudi.
Tak kalah penting, panitia juga memperkenalkan Buku Umrah Mabrurah sebagai panduan praktis yang akan digunakan jamaah selama mengikuti rangkaian ibadah. Buku tersebut berisi tata cara pelaksanaan umrah, kumpulan doa, panduan perjalanan, hingga informasi teknis yang diharapkan dapat membantu jamaah menjalankan ibadah secara mandiri, tertib, dan sesuai tuntunan syariat.
Pelaksanaan manasik ini merupakan bagian dari komitmen ZAFA Tour dalam memberikan pelayanan yang tidak hanya berorientasi pada keberangkatan, tetapi juga memastikan setiap jamaah memiliki kesiapan spiritual, pemahaman fikih, serta kondisi kesehatan yang optimal.
Melalui pembinaan yang berkesinambungan, seluruh calon jamaah diharapkan mampu melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan, menjaga nama baik bangsa Indonesia selama berada di Tanah Suci, dan kembali ke tanah air dengan membawa predikat Umrah Mabrurah.
RED
