Presiden Prabowo Dijadwalkan Buka Muktamar ke-35 NU di Jombang, Persiapan Panitia Terus Dimatangkan
Ketua Panitia Pelaksana Muktamar ke-35 NU, Saifullah Yusuf (Gus Ipul), memastikan seluruh persiapan terus dipercepat agar pelaksanaan muktamar berjalan lancar. Menurutnya, Presiden Prabowo telah dijadwalkan secara resmi untuk membuka agenda lima tahunan Nahdlatul Ulama tersebut.
"Insyaallah, Muktamar akan dibuka oleh Presiden ke-8 Republik Indonesia," ujar Gus Ipul, yang juga menjabat sebagai Menteri Sosial, Minggu (26/7/2026).
Untuk memastikan kesiapan lokasi, Gus Ipul bersama Ketua Majelis Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, KH Hasib Wahab, dan Ketua Panitia Lokal Muktamar ke-35 NU, KH Abdurrozaq Sholeh, meninjau langsung sejumlah fasilitas di kawasan penyelenggaraan.
Peninjauan difokuskan pada kesiapan berbagai sarana dan prasarana pendukung, mulai dari penataan area utama, akses keluar-masuk peserta, sistem sirkulasi, hingga kesiapan infrastruktur penunjang lainnya. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi peserta yang diperkirakan datang dari berbagai daerah di Indonesia.
Selain kesiapan teknis, panitia juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak terkait guna mendukung kelancaran penyelenggaraan acara berskala nasional tersebut. Muktamar NU merupakan forum tertinggi organisasi yang menjadi wadah pengambilan keputusan strategis, termasuk penyusunan arah kebijakan organisasi dan penguatan peran NU dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Sebelumnya, Presiden Prabowo juga menghadiri Penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026 yang digelar di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, pada 23 Juni 2026. Kehadiran Presiden dalam agenda tersebut menjadi bagian dari rangkaian menuju penyelenggaraan Muktamar ke-35 NU yang mengusung semangat memperkuat pengabdian organisasi bagi kemaslahatan bangsa.
S Aminah Firdaus
