BGN Buka Tiga Kanal Pengaduan PO Box untuk Perkuat Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Table of Contents


Jakarta,Monitor Pos - 
Badan Gizi Nasional (BGN) memperkuat sistem pengawasan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membuka tiga jalur pengaduan melalui mekanisme PO Box. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan partisipasi publik, mempercepat penanganan laporan, serta memastikan pelaksanaan program berjalan secara transparan dan akuntabel.

Kepala Badan Gizi Nasional Sudaryono atau Mas Dar menyampaikan bahwa penyediaan kanal pengaduan tersebut bertujuan memberikan ruang bagi seluruh pemangku kepentingan untuk menyampaikan informasi, laporan, maupun keluhan terkait pelaksanaan Program MBG.

Hal itu disampaikan Mas Dar dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (7/8). Ia menegaskan bahwa pengawasan program nasional tersebut tidak hanya menjadi tanggung jawab internal BGN, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari seluruh pihak, mulai dari jajaran pelaksana hingga masyarakat.

“Kami ingin mendapatkan lebih banyak masukan dan pengaduan dari berbagai pihak. Mungkin ada yang ingin menyampaikan laporan tetapi tidak ingin identitasnya diketahui. Karena itu, kami membuka jalur pengaduan melalui PO Box agar setiap informasi dapat kami terima, kami verifikasi, dan kami tindak lanjuti,” ujar Mas Dar.

Dalam mekanisme yang disiapkan BGN, terdapat tiga jalur pengaduan dengan sasaran berbeda. PO Box 2045 diperuntukkan bagi pengaduan internal BGN, termasuk pegawai, Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), pengawas, akuntan, hingga seluruh personel yang terlibat dalam operasional dapur MBG.

Sementara itu, PO Box 1708 disediakan khusus bagi mitra dan yayasan penyelenggara Program MBG. Kanal tersebut dapat digunakan untuk menyampaikan berbagai kendala operasional, termasuk permasalahan hubungan kerja maupun perselisihan yang terjadi dalam pelaksanaan program.

Adapun PO Box 45000 dibuka bagi masyarakat umum yang ingin melaporkan berbagai temuan atau persoalan di lapangan terkait penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis.

Mas Dar memastikan seluruh laporan yang masuk melalui kanal tersebut akan mendapatkan perhatian langsung dari BGN. Setiap pengaduan akan melalui tahapan verifikasi dan investigasi untuk memastikan kebenaran informasi sebelum dilakukan langkah penyelesaian.

“PO Box ini saya kelola langsung sebagai Kepala Badan Gizi Nasional. Setiap laporan akan kami investigasi. Jika ada pertentangan antara para pihak, kami akan memediasi agar persoalan dapat diselesaikan dengan baik sehingga pelaksanaan Program MBG tetap berjalan optimal,” jelasnya.

Menurutnya, pembukaan tiga jalur pengaduan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun tata kelola Program MBG yang lebih terbuka, responsif, dan bertanggung jawab. Setiap informasi yang diterima akan menjadi bahan evaluasi BGN dalam memperbaiki sistem pelayanan serta meningkatkan kualitas pelaksanaan program.

Melalui mekanisme pengawasan berbasis partisipasi publik ini, BGN berharap berbagai potensi kendala maupun pelanggaran dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dapat terdeteksi lebih cepat dan ditangani secara tepat demi memastikan manfaat program diterima masyarakat secara maksimal.

Ali Amran