HUT ke-81 Kemendagri, Ribka Haluk Tekankan Persatuan, Sinergi Pusat-Daerah, dan Ketahanan Bencana
Jakarta,Monitor Pos -Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk menegaskan bahwa peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk memperkuat persatuan, meningkatkan sinergi pemerintah pusat dan daerah, serta memastikan kehadiran negara benar-benar dirasakan masyarakat.
Pesan tersebut disampaikan Ribka saat mewakili Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian memimpin upacara HUT ke-81 Kemendagri di Plaza Gedung A, Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Rabu (19/8/2026).
Dalam amanatnya, Ribka mengajak seluruh jajaran Kemendagri menjadikan perjalanan 81 tahun sebagai bekal menghadapi tantangan pemerintahan yang semakin kompleks.
“Momentum hari ulang tahun ke-81 Kementerian Dalam Negeri hendaknya dimanfaatkan untuk memperkuat persatuan, memperkokoh semangat kebangsaan, serta meningkatkan komitmen seluruh jajaran Kemendagri dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujar Ribka.
Ribka menyampaikan empat pesan penting kepada seluruh jajaran Kemendagri. Pertama, menjadikan perjalanan 81 tahun sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk bencana.
Kedua, memperkuat persatuan dan ketahanan nasional agar seluruh pemerintah daerah tetap solid dalam menjalankan roda pemerintahan. Ketiga, memastikan Kemendagri mampu menjadi salah satu penggerak utama pelaksanaan program prioritas nasional. Keempat, memperkuat tata kelola pemerintahan yang aktif dan efektif sehingga birokrasi mampu menghasilkan pembangunan yang nyata dan dirasakan masyarakat.
Soroti Ketahanan Bencana
Perhatian khusus diberikan Ribka terhadap penguatan ketahanan bencana. Hal itu menyusul situasi kebencanaan yang terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah pada 15 Agustus 2026.
Gempa tersebut kemudian diikuti ribuan gempa susulan dan dilaporkan menimbulkan korban jiwa, korban luka, serta kerusakan sejumlah infrastruktur.
Menurut Ribka, kondisi tersebut harus menjadi pelajaran penting bagi pemerintah untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan daerah dalam menghadapi bencana.
“Peristiwa ini harus menjadi pembelajaran untuk memperkuat ketangguhan pemerintah daerah dan ketahanan bencana di seluruh wilayah Indonesia,” katanya.
Ia menilai ketahanan daerah tidak hanya berkaitan dengan kesiapan menghadapi bencana, tetapi juga kemampuan pemerintah memastikan pelayanan publik tetap berjalan dalam situasi krisis.
Kemendagri dan Perjalanan Republik
Ribka juga mengingatkan bahwa perjalanan Kemendagri tidak dapat dipisahkan dari perjalanan panjang Republik Indonesia. Sebagai salah satu kementerian yang hadir sejak awal berdirinya bangsa Indonesia, Kemendagri memiliki tanggung jawab strategis dalam menjaga kesinambungan pemerintahan serta dinamika politik dalam negeri.
Seiring perubahan ketatanegaraan dan tuntutan zaman, Kemendagri terus mengalami transformasi kelembagaan. Puluhan kali pergantian kepemimpinan menjadi bagian dari perjalanan panjang kementerian tersebut sekaligus mencerminkan semakin luasnya tanggung jawab yang harus diemban.
Setiap generasi di lingkungan Kemendagri, kata Ribka, memiliki tantangan masing-masing. Karena itu, kesinambungan pemerintahan, persatuan nasional, serta kehadiran negara di tengah masyarakat harus tetap menjadi prioritas.
“Usia 81 tahun bukanlah sekadar angka, melainkan cerminan panjangnya pengalaman, pembelajaran, dan pengabdian yang harus menjadi modal untuk menghadapi masa depan,” tegasnya.
Ajak Jajaran Terus Mengabdi
Menutup amanatnya, Ribka menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai Kemendagri atas pengabdian dan kerja yang telah dilakukan. Ia meminta seluruh jajaran terus menyatukan visi dan misi, memperkuat koordinasi, serta menjaga semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.
“Jangan pernah lelah mencintai Indonesia, berikan yang terbaik. Terus berdedikasi apa yang Anda miliki untuk membangun Republik menjadi negara yang kuat, maju, dan bermanfaat, adil, makmur, serta dapat memberikan manfaat bagi bangsa kita,” pungkas Ribka.
Peringatan HUT ke-81 Kemendagri juga diramaikan dengan berbagai kegiatan yang melibatkan jajaran kementerian. Sejumlah perlombaan olahraga dan hiburan digelar, mulai dari mini soccer, bulu tangkis, tenis meja, tenis lapangan, bola basket, catur, balap karung, tarik tambang, tari kreasi, domino, hingga stand-up comedy.
Selain kegiatan hiburan, Kemendagri menggelar sejumlah kegiatan sosial dan pelayanan masyarakat. Di antaranya santunan bagi 162 anak yatim piatu dan 129 janda aparatur sipil negara (ASN), donor darah, festival bazar, talkshow, pelayanan administrasi kependudukan dan pencatatan sipil, gerakan bersih lingkungan serta penanganan sampah, hingga cek kesehatan gratis (CKG).
Upacara tersebut turut dihadiri Wamendagri Akhmad Wiyagus, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendagri Tomsi Tohir, jajaran pejabat pimpinan tinggi madya dan pratama Kemendagri, Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendagri, serta seluruh pegawai di lingkungan Kemendagri.
Peringatan HUT ke-81 akhirnya menjadi penegasan bahwa perjalanan panjang Kemendagri bukan hanya catatan sejarah, tetapi juga tanggung jawab untuk memastikan pemerintahan semakin solid, pelayanan publik semakin efektif, dan negara hadir secara nyata bagi seluruh masyarakat Indonesia.
Syafira NS
