Mahkamah Agung Buka Seleksi Nasional Panitera Pengganti dan Hakim Yustisial 2026, Pendaftaran Dimulai 24 Agustus

Table of Contents


Jakarta,Monitor Pos ~ Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia resmi membuka seleksi terbuka pengisian jabatan Panitera Pengganti (PP) dan Hakim Yustisial (HY) pada Kepaniteraan Mahkamah Agung RI Tahun 2026. Rekrutmen ini ditujukan bagi hakim dari lingkungan Peradilan Umum, Peradilan Agama, dan Peradilan Tata Usaha Negara yang memenuhi persyaratan administrasi dan kompetensi.

Pembukaan seleksi diumumkan melalui Pengumuman Panitia Seleksi Nomor 03/Pansel/PP-HY/8/2026 yang ditandatangani Ketua Panitia Seleksi, Sudharmawatiningsih, pada 21 Agustus 2026. Seleksi dilakukan untuk memenuhi kebutuhan jabatan strategis di lingkungan Kepaniteraan Mahkamah Agung.

Empat Kamar Peradilan Jadi Formasi Seleksi

Dalam seleksi tahun ini, Mahkamah Agung membuka dua jenis jabatan, yakni Panitera Pengganti dan Hakim Yustisial. Keduanya tersedia untuk empat kamar peradilan, yaitu Kamar Perdata, Kamar Pidana, Kamar Agama, dan Kamar Tata Usaha Negara.

Peserta hanya dapat memilih salah satu jabatan sesuai peminatan pada kamar peradilan yang diinginkan saat proses pendaftaran.

Hakim Berpengalaman Minimal 10 Tahun Bisa Mendaftar

Mahkamah Agung menetapkan sejumlah persyaratan umum bagi calon peserta. Di antaranya merupakan Warga Negara Indonesia, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, memiliki pengalaman minimal 10 tahun sebagai hakim, berpangkat sekurang-kurangnya III/d, serta memiliki kinerja dengan predikat baik selama dua tahun terakhir.

Selain itu, peserta wajib menyertakan rekomendasi pimpinan pengadilan atau atasan langsung, bukti pelaporan LHKPN dan SPT dua tahun terakhir, surat keterangan sehat jasmani dan rohani, serta tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin berdasarkan keterangan dari Badan Pengawasan Mahkamah Agung.

Pendaftaran Dibuka Secara Daring Mulai 24 Agustus

Pendaftaran seleksi dilakukan secara online mulai 24 Agustus hingga 7 September 2026 melalui laman rekrutmen resmi Mahkamah Agung. Seluruh dokumen persyaratan wajib diunggah dalam format PDF, termasuk surat lamaran, daftar riwayat hidup, SK pangkat dan jabatan terakhir, dokumen pengangkatan hakim, penilaian prestasi kerja, LHKPN, SPT, surat sehat, dan surat rekomendasi.

Jadwal Seleksi Berlangsung Hingga September 2026

Setelah penutupan pendaftaran, panitia akan mengumumkan hasil seleksi administrasi pada 8 September 2026. Tahapan berikutnya meliputi uji kompetensi pada 10 September, pengumuman hasil uji kompetensi pada 11 September, kemudian dilanjutkan profile assessment khusus Panitera Pengganti, penelusuran rekam jejak, eksaminasi putusan, wawancara, hingga pengumuman hasil akhir yang dijadwalkan pada 24 September 2026.

Mahkamah Agung mengingatkan bahwa jadwal seleksi dapat berubah sesuai kebutuhan dan seluruh pembaruan akan diumumkan melalui kanal resmi Mahkamah Agung.

Mahkamah Agung Tegaskan Seleksi Gratis Tanpa Pungutan

Panitia Seleksi menegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi tidak dipungut biaya dalam bentuk apa pun. Mahkamah Agung juga memastikan tidak menyelenggarakan bimbingan tes maupun persiapan khusus terkait seleksi terbuka tersebut.

Calon peserta diminta hanya mengikuti informasi melalui laman resmi Mahkamah Agung dan Kepaniteraan Mahkamah Agung untuk menghindari informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

@Iyus