Kemnaker Perluas Program MagangHub di Lapas, Bekali Warga Binaan Siap Masuk Dunia Kerja
Bandung,Monitor Pos - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperluas akses pelatihan dan pengalaman kerja melalui Program Pemagangan Nasional (MagangHub), termasuk bagi warga binaan di lembaga pemasyarakatan. Sekretaris Jenderal Kemnaker, Cris Kuntadi, meninjau langsung pelaksanaan program tersebut di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Sukamiskin, Bandung, pada Kamis (3/9/2026) sekaligus menyosialisasikan ekosistem layanan ketenagakerjaan SIAPkerja.
Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membekali warga binaan dengan keterampilan, pengalaman kerja, dan akses layanan ketenagakerjaan sebagai bekal memasuki pasar kerja setelah menyelesaikan masa pembinaan.
MagangHub Bekali Peserta dengan Pengalaman Kerja Nyata
Dalam kegiatan tersebut, pelaksanaan MagangHub di Lapas Sukamiskin diikuti 16 peserta. Sosialisasi juga diberikan kepada peserta MagangHub dari Lapas Banceuy (16 peserta), Lapas Kelas II Perempuan Bandung (17 peserta), dan Lapas Kelas II Narkotika Bandung (16 peserta), sehingga total 65 peserta mengikuti kegiatan.
Cris Kuntadi mengatakan, program MagangHub menjadi jembatan antara pengetahuan yang diperoleh selama pendidikan dengan kebutuhan nyata dunia kerja. Melalui pengalaman langsung di tempat kerja, peserta diharapkan mampu memahami proses kerja sekaligus mengembangkan kompetensi yang dibutuhkan industri.
“Melalui pengalaman langsung di tempat kerja, peserta dapat memahami proses kerja sekaligus mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan oleh industri,” ujar Cris.
Bangun Kompetensi dan Karakter Kerja
Menurut Cris, MagangHub tidak hanya memberikan kesempatan mempraktikkan keterampilan teknis, tetapi juga membentuk kemampuan beradaptasi, bekerja sama dalam tim, berkomunikasi secara efektif, hingga memahami budaya dan disiplin kerja.
Kemnaker, lanjutnya, terus mendorong agar semakin banyak lulusan baru maupun pencari kerja memperoleh pengalaman kerja sebelum memasuki dunia kerja secara penuh.
“Penguasaan kompetensi perlu disertai pengalaman, kemampuan beradaptasi, dan pemahaman terhadap lingkungan kerja agar lulusan lebih siap menghadapi dinamika pasar kerja,” katanya.
SIAPkerja Perluas Akses Pelatihan hingga Lowongan Kerja
Selain meninjau pelaksanaan MagangHub, Kemnaker juga memperkenalkan SIAPkerja, ekosistem layanan ketenagakerjaan yang menyediakan berbagai layanan secara terintegrasi, mulai dari pelatihan, sertifikasi kompetensi, informasi pasar kerja, hingga kesempatan kerja.
Cris menjelaskan, SIAPkerja diharapkan menjadi sarana bagi peserta untuk melanjutkan pengembangan diri setelah menyelesaikan program pemagangan sehingga pengalaman yang diperoleh dapat menjadi modal menuju kemandirian dan kesiapan kerja.
Komitmen Perluas Kesempatan Kerja
Melalui MagangHub dan SIAPkerja, Kemnaker menegaskan komitmennya untuk tidak hanya meningkatkan keterampilan masyarakat, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pengalaman kerja dan peluang kerja.
Program ini diharapkan menjadi bagian dari strategi pemerintah dalam meningkatkan kesiapan tenaga kerja Indonesia, termasuk bagi warga binaan pemasyarakatan, agar memiliki kompetensi dan peluang yang lebih besar untuk kembali berkontribusi di dunia kerja setelah menjalani masa pembinaan.
Firman
