Ketua PN Makassar Dukung Program FORSIMEMA-RI, Coffee Morning Bahas Integritas Peradilan Digelar November 2026
Makasar, Monitor Pos ~ Ketua Umum Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Ketua Pengadilan Negeri (PN) Makassar Kelas IA Khusus, Safri Abdullah, S.H., M.H., atas dukungan terhadap program kerja unggulan FORSIMEMA-RI yang akan dilaksanakan di lingkungan PN Makassar.
Dukungan tersebut diberikan menjelang pelantikan Safri Abdullah sebagai Ketua PN Makassar yang dijadwalkan berlangsung pada Senin, 28 September 2026. Salah satu bentuk dukungan itu adalah persetujuan penyelenggaraan kegiatan Coffee Morning bertema “Diskusi Hukum: Mengawal Integritas Peradilan di PN Makassar Kelas IA Khusus” yang direncanakan digelar pada November 2026.
Syamsul Bahri menilai kepemimpinan baru di PN Makassar menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi antara lembaga peradilan dan media dalam mewujudkan keterbukaan informasi publik serta menjaga integritas penegakan hukum.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Safri Abdullah, salah satu putra terbaik Sulawesi Selatan asal Kabupaten Pinrang. Restu dan respons positif beliau terhadap program Coffee Morning menjadi bukti komitmen pimpinan PN Makassar dalam membuka ruang dialog yang konstruktif demi menjaga integritas dan martabat lembaga peradilan,” ujar Syamsul Bahri.
Menurutnya, kegiatan Coffee Morning tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum diskusi hukum yang mempertemukan pimpinan pengadilan, pejabat humas, aparatur penegak hukum, dan insan pers. Melalui forum tersebut diharapkan terbangun komunikasi yang lebih terbuka, pemahaman hukum yang lebih komprehensif, serta penguatan transparansi informasi publik di wilayah hukum PN Makassar Kelas IA Khusus.
Sosok Ketua PN Makassar yang Dekat dengan Dunia Literasi dan Pers
Safri Abdullah dikenal memiliki rekam jejak yang tidak hanya kuat di dunia peradilan, tetapi juga di bidang literasi dan pendidikan. Selain berkarier sebagai hakim, ia merupakan penulis yang telah melahirkan sejumlah buku serta kerap menjadi narasumber seminar, penceramah, hingga pengajar dalam Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) maupun di berbagai perguruan tinggi.
Sebelum dipercaya memimpin Pengadilan Negeri Makassar, Safri Abdullah juga beberapa kali mengemban amanah sebagai pejabat Hubungan Masyarakat (Humas) di sejumlah Pengadilan Negeri. Pengalaman tersebut dinilai menjadi modal penting dalam membangun komunikasi yang baik antara lembaga peradilan dan masyarakat melalui media.
Dalam berbagai kesempatan, Safri Abdullah juga menunjukkan pandangannya mengenai pentingnya kebebasan pers. Ia pernah mengutip pernyataan Presiden Amerika Serikat ke-3, Thomas Jefferson, yang menegaskan bahwa keberadaan pers memiliki peran sangat penting dalam kehidupan bernegara.
Diharapkan Menjadi Model Kolaborasi Nasional
FORSIMEMA-RI berharap kolaborasi yang mulai terjalin bersama PN Makassar dapat menjadi pilot project kemitraan positif antara lembaga peradilan dan insan pers di berbagai daerah di Indonesia.
Melalui sinergi tersebut, FORSIMEMA-RI optimistis upaya menjaga integritas peradilan, meningkatkan transparansi informasi publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi peradilan dapat semakin diperkuat secara berkelanjutan.
@Iyus