KPT Makassar Cup 2026 Resmi Bergulir, 16 Tim Peradilan Sulselbar Adu Sportivitas dan Pererat Soliditas

Table of Contents


Jakarta,Monitor Pos ~ 
Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Makassar, Dr. Hj. Nirwana, S.H., M.Hum., membuka secara resmi Turnamen Mini Soccer KPT Makassar Cup 2026 di Karsa Mini Soccer, Makassar, Sabtu (5/9/2026).

Ajang olahraga yang mempertemukan warga peradilan di wilayah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat tersebut tidak sekadar menjadi arena perebutan gelar juara. Turnamen ini juga menjadi momentum untuk memperkuat silaturahmi, soliditas, serta semangat persaudaraan di tengah tingginya tuntutan tugas dan tanggung jawab aparatur peradilan.

Pembukaan turnamen dipimpin langsung oleh KPT Makassar dan diikuti para peserta dari berbagai satuan kerja peradilan.

Libatkan 16 Tim Peradilan

KPT Makassar Cup 2026 mencatatkan sejarah baru dalam penyelenggaraan kompetisi olahraga di lingkungan Pengadilan Tinggi Makassar. Untuk pertama kalinya, turnamen mini soccer ini memperluas jangkauan peserta dengan melibatkan 15 tim Pengadilan Negeri (PN) se-Sulawesi Selatan dan satu tim perwakilan PN dari Sulawesi Barat.

Kehadiran puluhan pemain dari berbagai satuan kerja tersebut menunjukkan tingginya antusiasme warga peradilan terhadap kegiatan olahraga sekaligus menjadi ruang perjumpaan lintas satuan kerja.

Nirwana menegaskan, makna utama turnamen tidak semata-mata ditentukan oleh siapa yang mengangkat trofi, tetapi bagaimana seluruh peserta mampu membangun kebersamaan dan menjaga sportivitas selama kompetisi.

“Kegiatan ini adalah bentuk persaudaraan yang kuat di antara warga peradilan. Ini adalah sejarah karena pertama kali turnamen mini soccer di KPT Makassar Cup diselenggarakan. Mari kita bertanding dengan sportif dan semangat sehingga akan menambah kekompakan seluruh warga peradilan,” ujar Nirwana.

Ia juga mengingatkan seluruh kontingen untuk mengedepankan prinsip fair play, menjaga persaudaraan, serta menjadikan kompetisi sebagai sarana memperkuat hubungan antarsesama warga peradilan.

Digelar Secara Swadaya

Ketua Panitia KPT Makassar Cup 2026 yang juga Ketua PN Pinrang, Farid Hidayat Sopamena, mengatakan pelaksanaan turnamen merupakan hasil semangat gotong royong dan kemandirian seluruh peserta.

Menurut Farid, pembiayaan turnamen berasal dari kontribusi swadaya masing-masing tim yang berpartisipasi.

“Turnamen ini dilaksanakan secara swadaya melalui kontribusi masing-masing tim. Ini dilaksanakan dari, oleh, dan untuk kita semua warga peradilan,” tegas Farid.

Ia menilai partisipasi seluruh kontingen menunjukkan komitmen warga peradilan dalam membangun interaksi yang positif di luar rutinitas kedinasan.

Farid berharap KPT Makassar Cup dapat terus dipertahankan dan dikembangkan menjadi agenda olahraga rutin bagi warga peradilan pada tahun-tahun mendatang.

Dari KPN Makassar Cup hingga KPT Makassar Cup

Turnamen tahun ini juga menjadi bagian dari perjalanan kompetisi olahraga warga peradilan di wilayah Sulawesi Selatan.

Pada 2024, ajang serupa masih menggunakan nama KPN Makassar Cup, dengan PN Bantaeng sebagai juara bertahan.

Memasuki 2026, kompetisi kembali digelar dengan identitas baru melalui KPT Makassar Cup 2026. Pada edisi perdana dengan format tersebut, PN Takalar berhasil tampil sebagai juara setelah melalui rangkaian pertandingan yang kompetitif.

Perubahan nama sekaligus perluasan peserta menandai perkembangan turnamen yang semakin besar dan mendapat perhatian dari warga peradilan di wilayah Sulselbar.

Dorong Pembentukan PSWP Berskala Nasional

Antusiasme terhadap olahraga sepak bola di lingkungan peradilan juga memunculkan aspirasi agar kegiatan serupa tidak berhenti pada level regional.

Muncul harapan agar Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) dapat memberikan ruang pembinaan secara lebih formal melalui pembentukan organisasi olahraga sepak bola warga peradilan di tingkat nasional.

Gagasan tersebut antara lain berupa pembentukan Persatuan Sepak Bola Warga Peradilan (PSWP) yang dapat menjadi wadah bagi warga peradilan di seluruh Indonesia.

Organisasi tersebut diharapkan mampu menjadi sarana pembinaan bakat, memperluas kompetisi antarsatuan kerja, sekaligus memperkuat kebersamaan dan soliditas warga peradilan dari tingkat daerah hingga nasional.

Keberadaan PSWP nantinya dapat melengkapi wadah olahraga warga peradilan yang telah lebih dahulu berkembang, seperti Persatuan Tenis Warga Peradilan (PTWP).

Dengan semangat sportivitas dan gotong royong, KPT Makassar Cup 2026 diharapkan bukan hanya melahirkan prestasi di lapangan, tetapi juga memperkuat persaudaraan dan kekompakan warga peradilan dalam menjalankan tugas penegakan hukum.

@Iyus