Semangat Perubahan untuk MA Lebih Baik, Pesan Singkat Hakim Agung Sobandi dari Ujung Timur Indonesia
Jakarta, Monitor Pos ~ Sebuah kalimat singkat yang ditulis Hakim Agung sekaligus Pelaksana Tugas Sekretaris Mahkamah Agung (Plt. Sekma), Dr. Sobandi, S.H., M.H., menyita perhatian dalam rangkaian pembinaan daerah Mahkamah Agung di Jayapura, Papua. Pesan berbunyi “Semangat Perubahan MA Lebih Baik” itu menjadi simbol harapan sekaligus ajakan untuk terus mendorong pembaruan di lingkungan peradilan Indonesia.
Pesan tersebut ditorehkan saat kunjungan para Hakim Agung ke Pengadilan Militer (Dilmil) Jayapura, Minggu (27/9), dalam agenda pembinaan dan peninjauan satuan kerja peradilan di wilayah paling timur Indonesia.
Pembinaan hingga Ujung Timur Negeri
Meski berlangsung pada hari libur, semangat para delegasi Mahkamah Agung tidak surut. Tim bertolak dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.45 WIB menuju Jayapura, dengan waktu tempuh sekitar lima jam penerbangan dan selisih waktu dua jam antara Jakarta dan Jayapura.
Delegasi dipimpin oleh Hakim Agung Kamar Pidana Dr. Achmad Pudjoharsoyo, S.H., M.H., didampingi Dr. Sobandi, S.H., M.H. selaku Hakim Agung Kamar Perdata dan Plt. Sekma, serta Hakim Agung Kamar Tata Usaha Negara Khusus Pajak Dr. L.Y. Hari Sih Advianto, S.ST., S.H., M.M., M.H.
Setibanya di Jayapura, para Hakim Agung hanya memiliki waktu istirahat sekitar satu jam sebelum melanjutkan agenda pembinaan dengan mengunjungi seluruh satuan kerja pengadilan di Jayapura.
Pesan Singkat, Makna Mendalam
Suasana penyambutan di Dilmil Jayapura berlangsung khas dengan yel-yel militer. Dalam kesempatan itu, para Hakim Agung diminta menuliskan pesan bagi para hakim dan aparatur pengadilan.
Dr. Sobandi memilih menuliskan kalimat “Semangat Perubahan MA Lebih Baik.”
Menurut Dr. Sobandi, frasa semangat perubahan mengandung harapan untuk memperbaiki kondisi yang ada. Perubahan, kata dia, bukan sekadar slogan atau wacana, melainkan memerlukan keberanian melakukan pembaruan, kemauan memperbaiki kekurangan, keterlibatan seluruh warga peradilan, serta optimisme menuju masa depan yang lebih baik.
Sementara itu, makna MA lebih baik merupakan harapan agar Mahkamah Agung sebagai lembaga peradilan tertinggi tidak hanya mengalami perubahan, tetapi mampu menghasilkan tata kelola, pelayanan, dan kualitas peradilan yang lebih baik dibandingkan masa lalu maupun kondisi saat ini.
Menyatukan Semangat Seluruh Aparatur Peradilan
Pembinaan daerah yang dilakukan para Hakim Agung bertujuan memastikan seluruh aparatur peradilan, baik hakim maupun aparatur sipil negara di lingkungan pengadilan, menjalankan tugas sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan serta kebijakan Mahkamah Agung tanpa terkecuali.
Mahkamah Agung menegaskan bahwa pelayanan hukum dan keadilan harus diberikan secara setara kepada seluruh masyarakat Indonesia, termasuk mereka yang berada di daerah terjauh dari ibu kota negara.
Dalam kesempatan itu, Dr. Sobandi berharap pesan yang dituliskannya tidak berhenti sebagai tulisan di dinding, tetapi menjadi semangat bersama untuk bergerak progresif melakukan perbaikan dengan melibatkan seluruh unsur warga peradilan demi mewujudkan lembaga peradilan yang semakin baik.
Ia menegaskan bahwa perubahan tersebut bukan semata untuk menjaga nama baik institusi, melainkan sebagai bentuk pengabdian kepada bangsa dan negara, khususnya bagi masyarakat pencari keadilan.
Aspirasi Daerah Dibawa ke Pleno Kamar 2026
Selain memberikan pembinaan, kunjungan para Hakim Agung ke seluruh satuan kerja pengadilan di Jayapura juga menjadi forum menyerap aspirasi dari para hakim dan aparatur pengadilan di daerah.
Seluruh masukan tersebut akan dirumuskan dan dibawa dalam Rapat Pleno Kamar Mahkamah Agung Tahun 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada November mendatang sebagai bagian dari upaya penyempurnaan kebijakan dan penguatan kualitas peradilan nasional.
@Iyus